Header Ads

Aksi Bela Islam

Khatam di Rumah Sakit


Dua kali khatam. Target tilawah itu masih juga terasa berat hingga Ramadhan kali ini. Meskipun tahun-tahun lalu mampu memenuhinya, tetapi... "Abi itu ngoyo di akhir," kata istriku, "merapel di hari-hari liburan menjelang Idul Fitri itu bukan manajemen tilawah yang baik."

Yaahh... aku memang tidak sehebat istriku dalam tilawah. Meskipun ia ada udzur khusus perempuan, ia bisa mengaturnya dengan tilawah tiga sampai empat juz per hari. Rutin. Sementara aku... hari pertama atau kedua Ramadhan bisa dua juz, tetapi setelah itu melambat. Kadang satu juz, kadang dua juz, kadang malah tidak nyampai.

Berbagai cara aku tempuh. Mulai memakai mushaf besar di rumah agar mata lebih santai hingga membawa mushaf ke mana saja, termasuk ke kantor dan ketika bepergian. Dilihat dari fasilitas mushaf, sebenarnya aku cukup lengkap. Untuk mempermudah, bahkan aku pernah punya mushaf per juz yang bisa kubawa satu atau dua juz saja pada hari itu, sesuai tilawahku sampai mana. Tetapi entahlah, istiqamah dua juz sehari masih susah.

Sebelum punya mushaf per juz, aku pernah membayangkan, "Enak ya kalau punya mushaf per juz. Ringan dibawa ke mana saja. Tidak berat di saku kalau pergi. Insya Allah lancar tilawah." Nyatanya, tidak juga. Apalagi mushaf per juz ku ada yang hilang beberapa jilid. Waktunya juz sekian, eh mushafnya tidak ada. Aku jadi membayangkan hal yang lebih mudah. "Kalau Al-Qur'an menyatu dengan hp, pasti ke mana saja terbawa dan lebih ringan..."

Tahun lalu Allah memberiku rezeki sehingga mampu memiliki sebuah hp android yang cukup bagus, bahkan untuk ukuran tahun ini. Diantara aplikasi yang pertama kudownload adalah Quran. Semula iQuran, kemudian lebih cocok dengan Quran for Android. Sampai hari ini, ke mana-mana aku bisa dengan mudah membuka mushaf. Namun, lagi-lagi aku belum mampu istiqamah dua juz per hari. Dalam hati aku berazam aku tidak ingin seperti tahun-tahun sebelumnya yang ngebut saat 10 malam terakhir Ramadhan. Aku ingin lebih banyak merenung dan tadabur di malam-malam itu.

Hingga akhirnya, anakku jatuh sakit dan harus di-opname pada awal pekan ini. Aku izin tidak masuk kerja untuk menemaninya. Aku yakin setiap hal yang menimpa kami pasti ada hikmahnya. Termasuk rawat inap saat Ramadhan seperti ini. Aku tidak tahu seluruh hikmahnya, satu diantaranya yang kuketahui, aku memiliki banyak waktu untuk tilawah. Dalam satu hari aku bisa tilawah hingga tujuh juz. Alhamdulillah, akhirnya aku bisa khatam.

Kini anakku sudah sehat, sudah pulang. Alhamdulillah. Namun, Anda tidak perlu meminta sakit atau anak sakit kan agar bisa khatam? Kalau Anda masih belum bisa istiqamah sepertiku, mari sama-sama berdoa kepada Allah. Kita bermuhasabah dan memperbaiki manajemen tilawah kita, bahkan memperbaiki komitmen kita.

Wahai diriku, mengapa engkau kurang sungguh-sungguh tilawah dan mengkhatamkan Al-Qur'an, padahal ia akan menjadi syafa'at bagi orang yang membaca dan mengamalkannya.

“Bacalah Al-Qur’an sesungguhnya ia akan menjadi penolong pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim)

Wahai diriku, mengapa engkau kurang sungguh-sungguh tilawah dan mengkhatamkan Al-Qur'an, padahal jika kau masih kesulitan dalam membacanya kau mendapatkan dua pahala. Satu untuk kesungguhanmu dan satu untuk tilawahmu. Sedangkan jika kau lancar dan fasih, engkau akan dibersamai oleh malaikat. Saat kau membaca ayat rahmat, malaikat mendoakanmu agar mendapatkannya. Saat kau membaca ayat azab, malaikat mendoakanmu agar engkau dijauhkan Allah darinya.

“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia dan baik dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata, ia mendapatkan dua pahala.” (Muttafaq)

Dan lepas dari kau lancar dan fasih atau masih kesulitan membaca, setiap huruf yang kau baca akan diganjar sepuluh kebaikan.

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka ia akan memperoleh satu hasanah (kebajikan), dan satu hasanah akan dilipat gandakan menjadi sepuluh. Aku tidak katakan alif lam mim satu huruf, akan tetapi ali satu hurf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

Perbanyaklah tilawah dan khatamkanlah, niscaya berlimpah kebaikan kau dapatkan. Wahai diriku... [Muchlisin]

No comments

Powered by Blogger.