Header Ads

Aksi Bela Islam

Masyarakat Pertanyakan Sistem Penyiaran Berita Metro TV


Masyarakat dapat mempertanyakan sistem penyiaran berita di Metro TV yang pemberitaannya didominasi aktivitas Partai Nasional Demokrat (Nasdem) kendati belum tentu ada nilai beritanya. Hal itu disampaikan peneliti Pusat Kajian Media dan Jurnalistik (PKMJ), Sinansari Ecip, menyusul hasil penelitian lembaga itu baru-baru ini.

Menurutnya, Metro TV yang menggunakan frekuensi publik seharusnya memberi nilai-nilai pendidikan untuk masyarakat.

"Semua kegiatan dan aktivitas ormas dan saat ini Partai Nasdem diberitakan Metro TV, padahal belum tentu memiliki nilai berita. Sementara tidak ada satu pun pemberitaan terkait Nasdem di TV One," kata Sinansari seperti dikutip Republika, Senin (17/9).

PKMJ melakukan kajian analisis terhadap running text di dua televisi nasional yaitu TV One dan Metro TV pada periode Februari hingga April 2012. Hasil analisis tersebut menunjukkan, Partai Nasdem merupakan partai kedua yang banyak diberitakan setelah Partai Demokrat.

Namun PKMJ mencatat, pemberitaan Partai Nasdem yakni 1.112 berita dari 1.164 berita running text atau sebesar 95 persen merupakan iklan politik. Kemudian, pemberitaan Partai Nasdem seluruhnya diberitakan oleh Metro TV. Sedangkan TV One tidak pernah sekali pun memberitakan terkait Partai Nasdem. [IK/Rpb]

3 comments:

  1. ah metro tv, malas komentar. sudah jelas kepanjangan tangan neolib.

    ReplyDelete
  2. Islamnx surya paloh masih d pertimbangkaan?

    ReplyDelete
  3. di kampung sy udh byk yg di deled chanel metro tv soalnya mayoritas penduduk di kampung sy udh muak dg pembritaan yg nggak netral, al hasil yg tadinya mayoritas mendukung jokowi 80% mbalik ke kubu prabowo, inilah slh satu contoh blunder pd kubu jokowi krn pmbritaan dr metro tv yg brlebihan tdk ssuai dg fakta

    ReplyDelete

Powered by Blogger.