Header Ads

Aksi Bela Islam

Serangan Balasan Turki Tewaskan Sejumlah Tentara Suriah


Turki akhirnya menggempur wilayah Suriah. Serangan itu dilakukan sebagai balasan atas tembakan mortir pasukan Presiden Bashar al-Assad, Rabu (3/10) kemarin, yang menyebabkan dua orang perempuan dan tiga anak-anak di selatan Turki tewas. Serangan balasan Turki dilaporkan menewaskan sejumlah tentara Suriah.

Dalam sebuah pernyataan kepada pers, Rabu (3/10) kemarin, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, serangan balasan ke wilayah Suriah dilakukan berdasarkan lacakan radar militer.

Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan, sejumlah tembakan alat berat dari Turki jatuh ke wilayah perbatasan di posisi militer Suriah, tak jauh dari Desa Tal a-Abyad. Turki juga menambah personil militernya untuk bersiaga di wilayah perbatasan kedua negara itu.

Selain menewaskan lima warga sipil, mortir tentara Suriah yang jatuh di di Provinsi Sanliurfa itu juga mencederasi sedikitnya sepuluh orang lainnya.

"Dalam peristiwa tersebut, 10 orang cedera, termasuk beberapa petugas polisi. Dua di antara yang cedera berada dalam kondisi serius," kata Gubernur Sanliurfa, Celalettin Guvenc.

Serangan Suriah hingga menewaskan warga Turki itu mendapatkan kecaman dari para pemimpin Barat, mulai dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton hingga Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen.

Turki telah berulangkali mengeluhkan peluru nyasar dari senapan dan senjata artileri dari Suriah ke wilayahnya. Pekan lalu, pemerintah Turki menyatakan akan melakukan tindakan jika serangan mortir dari Suriah terulang. [IK/Tmp/Dtk/Rpb]

No comments

Powered by Blogger.