Header Ads

Aksi Bela Islam

Rusia Tangkapi Puluhan Aktifis Hizbut Tahrir


Salam sejahteraku untukmu
Wahai Hizbut Tahrir Rusia
Cobaan datang menguji iman
Nurani dan kebebasan…


Nasyid itu agaknya mewakili kondisi yang saat ini dihadapi Hizbut Tahrir Rusia. Setidaknya, enam aktifis Hizbut Tahrir Rusia ditangkap polisi negara eks komunis itu, Senin (12/11). Polisi menangkap mereka dengan tuduhan telah mendistribusikan bahan bacaan dan melakukan rekrutmen anggota baru.

Bukan hanya dilarang, Hizbut Tahrir juga dinyatakan sebagai kelompok teroris internasional oleh Mahkamah Agung Rusia sejak tahun 2003 silam.

Para pejabat mengatakan organisasi yang bertujuan mendirikan negara Islam itu sedang aktif melakukan rekrutmen di masjid-masjid di ibukota Rusia, Moskow, demikian kutip Hidayatullah.com dari Voice of America (VOA).

Laporan-laporan mengatakan sudah 60 anggota Hizbut Tahrir ditahan di Moskow dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagaimana masa Al Ikhwan al Muslimun di Mesir sebelum revolusi, Rusia memperlakukan organisasi ini dengan tidak manusiawi. Berbagai tekanan dan stigma dilakukan pemerintah Rusia untuk memberangus kehadiran kelompok dakwah yang mengusung khilafah ini. Banyak aktivis Hizbut Tahrir dijembloskan ke penjara dan dikaitkan dengan teroris hanya karena membawa selebaran berisi ajakan dakwah Islam.

Selain memberikan stigma teroris, rezim Rusia, juga mengaitkan organisasi ini dengan Partai Islam Turkistan.

Di sisi lain, seiring represifitas pemerintah, jumlah pemeluk Islam di Rusia terus bertambah dan masjid-masjid semakin ramai. Tahun 2010, media setempat mengumumkan, agama Islam, menjadi agama terbesar kedua di Rusia setelah Kristen Ortodoks.

Surat kabar Nezavisimaya Gazeta tahun 2012 mengatakan, “Islam merupakan agama terbesar kedua di negara ini.” [IK/Hdy]

No comments

Powered by Blogger.