Salafi Siap Pasang Badan Bela Mursi

Jika kelompok sekuler menjatuhkan Presiden Mursi, Salafi tidak akan tinggal diam. Demikian pernyataan anggota Dewan Dakwah Salafiyah Syaikh Said Abdul Azhim dalam sebuah konferensi di Iskandariyah, Senin (10/12).

“Kami akan kobarkan revolusi Islam besar-besaran di Mesir dan memobilisasi melawan mereka dengan jumlah yang belum pernah dikerahkan sebelumnya,” tegas tokoh penting Salafi di kota Iskandariyah itu.

Dalam konferensi yang digelar di gedung asosiasi guru di Iskandariyah itu, Abdul Azhim membeberkan bahwa oposisi penentang Mursi yang terdiri dari kelompok liberal-sekuler merupakan kelompok bayaran asing.

“Amerikalah yang memobiliasasi mereka dan mendorong mereka agar berbuat chaos di Mesir untuk kepentingan Zionis Israel,” ungkapnya.

Abdul Azhim juga menyebut musuh-musuh Presiden Mursi sebagai musuh Islam yang tidak ingin panji-panji Islam dan keimanan berkibar tinggi.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Mesir, Talaat Abdullah mencurigai pihak oposisi disusupi agen spionase asing.
Syaikh Said Abdul Azhim
Kecurigaan itu cukup beralasan, mengingat Amr Moussa –salah seorang tokoh oposisi- bertemu dengan Mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni. Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pertemuan itu, Moussa yang merupakan pesaing Mursi dalam pilpres, bersepakat dengan Israel untuk melawan Mursi.

Moussa dikabarkan telah merancang sebuah program yang dimulai dengan pengunduran dirinya dan sejumlah anggota dari majelis konstituante dengan maksud menggulingkan pemerintah. Moussa kerap mengadakan pertemuan dengan timnya di kantor partai al-Wafd yang merupakan pusat aktifitas rezim Israel. [IK/Slm/bsb]
Powered by Blogger.