Header Ads

Erdogan: Keluarga Turki Harus Banyak Anak, Minimal Tiga


Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan kepada warganya agar memiliki banyak anak. Sedikitnya, masing-masing keluarga memiliki tiga orang anak.

“Satu atau dua anak berarti kebangkrutan. Tiga anak berarti tidak berkembang namun juga tidak mundur. Maka, saya ulangi lagi, minimal tiga anak dibutuhkan untuk masing-masing keluarga, karena penduduk kita akan tua,” kata Erdogan dalam International Family and Social Policies Summit, di Ankara, Rabu (2/1) lalu.

Seperti dikutip Fimadaninews dari Huriyet Daily, menurut Erdogan, persoalan pertumbuhan penduduk dan produktifitas bukan persoalan remeh.

“Alhamdulillah, kita masih dalam posisi baik karena kita masih memiliki banyak penduduk muda yang dinamis. Tetapi kita lambat laun akan tua. Kini, Dunia Barat mencoba mengatasi masalah ini, maka jangan kita menganggap remeh masalah ini.”

Pemimpin Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) itu menambahkan, perjuangan politiknya merupakan perjuangan yang berinti pada keluarga.

“Ketika kita memulai perjuangan politik kita, kita menegaskan bahwa kita adalah demokrat konservatif dan kita menjadikan keluarga sebagai inti dari tujuan kita. Kita efektif bekerja memperkuat ikatan keluarga dalam masyarakat. jika kita benar-benar ingin menjadi negara kuat, maka kita butuh keluarga kuat.”

Erdogan terus membuat gebrakan yang membawa Turki mencapai kemajuan di banyak bidang. Tahun 2000-an, sebelum dipimpin Erdogan, Turki hampir bangkrut. Kondisinya saat itu tidak berbeda dengan Yunani. Kini Turki menjadi negara dengan perekonomian tiga besar di Eropa. Kekuatan militernya juga terus meningkat, ditandai dengan keberhasilan memproduksi alat utama sistem pertahanan sendiri, termasuk pembangunan kapal induk dalam waktu dekat. [IK/Fmd/bsb]
Powered by Blogger.