Header Ads

Aksi Bela Islam

Jokowi Larang Partai Bantu Korban Banjir, Kecuali PDIP?


Larangan Gubernur DKI Jakarta Jokowi terhadap Parpol untuk membantu korban banjir Jakarta nampaknya tidak berlaku bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai pengusungnya dalam pilkada 2012. Sejumlah mobil Ambulance milik PDIP terlihat siaga di titik-titik yang berpotensi banjir di Jakarta.

Seperti dilaporkan Islamedia, Rabu (16/1), sebuah ambulance "Mega Bakti" PDIP bersiaga sejak pagi di pingir bantaran sungai wilayah Kalibata Jakarta Selatan, lengkap dengan perlengkapan evakuasi seperti perahu karet. Salah seorang personel kader PDIP terlihat sibuk dengan radio HT untuk berkomunikasi dengan tim di titik lain. Ambulance yang didominasi warna merah itu bergambar foto Megawati mengenakan topi dan baju merah PDIP.

Nopember lalu, Jokowi mengeluarkan larangan bagi partai untuk tidak mendirikan posko atau memberikan bantuan langsung kepada korban banjir. Ia beralasan, tidak ingin bencana banjir yang sedang dialami beberapa wilayah di DKI Jakarta menjadi ajang kampanye atau promosi. Larangan itu juga diberlakukan untuk perusahaan dengan harapan daerah banjir steril dari logo dan bendera promosi. [JJ/IM/bsb]

8 comments:

  1. ga pas tuh backgroun bu mega sama kondisi bencana masa tersenyum di atas bencana rakyat....!!!
    ga ada sama sekali simpati apa lagie empati terhadap korban bencana...

    ReplyDelete
  2. Ada baiknya nanya ke pihak redaksi Islamedia, apakah mobil ambulans itu ujug2 ada di TKP atau awalnya sudah ke kelurahan, terus disuruh Posko Kelurahan untuk standby di lokasi banjir agar mudah mengangkut korban banjir atau bagaimana pak. Jokowi instruksi sudah sangat jelas bagi orang-orang yang berpikir : "silakan Parpol membantu tapi lewat kelurahan agar satu pintu".

    Parpol silakan menyumbang, yang nggak boleh adalah Parpol bikin Posko dan masang umbul-umbul dan baliho, karena itu jelas bikin kondisi makin semrawut!

    Di saat seperti ini, ambulans itu sangat diperlukan. Lagian, ambulans suatu institusi/instansi pasti ada logonya, tapi di saat kondisi emergency kaya sekarang, apa iya etis memperdebatkan logonya? Aku yakin kalo PK#S punya ambulans terus mau nyumbang, pasti diperbolehkan…. Monggo dicoba pak

    ReplyDelete
  3. Klo ga begitu. Jokowi bisa digugat ma PDIP. Loyal ma nyang kasih sponsor,hehehehe

    ReplyDelete
  4. Oo kamu ketahuan
    kau curang lagi

    *mbantunya bawa larutan cap kaki mega ya*

    ReplyDelete
  5. waduh-waduh...piye iki mbantu wong susah dipilah-pilah ....opoooo iki pae...Salam 1 Jari telunjuk...(Tauhid)!! PIS pae'joko

    ReplyDelete
  6. waduhhh....piyeeee tohh

    ReplyDelete

Powered by Blogger.