Header Ads

MUI Pertanyakan Ruwatan Mobil Tucuki Dahlan Iskan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mempertanyakan upaya Menteri BUMN Dahlan Iskan meruwat mobil listrik Ferrari Tucuxi. Ma'ruf menegaskan, dalam Islam tidak ada ruwatan. Fakta juga membuktikan, setelah prosesi ruwatan, mobil seharga 1,5 milyar itu malah menabrak tebing di Magetan.

"Tidak ada itu ruwatan (dalam ajaran Islam). Yang boleh itu syukuran," kata Ma'ruf, Ahad (6/1).

Ma'ruf mempertanyakan mengapa orang sekelas menteri seperti Dahlan Iskan melakukan ruwatan, sebuah ritual yang tidak diperbolehkan dalam Islam.

"Tidak perlu mobil diruwat," tegasnya.

Sebelumnya, Dahlan membuat sensasi dengan menggelar upacara klenik. Media nasional seperti Republika menerima rilis Dahlan Sabtu (5/1), mobil listrik Tucuxi akan diruwat di Solo dalam sebuah upacara mandi kembang yang dilakukan dalang terkenal Ki Manteb Sudarsono.

"Acara Murwat Kolo itu dilakukan agar Mobil Tucuxi terhindar dari segala bahaya, bala dan fitnah dari manapun," kata keterangan itu.

"Upacara Murwat Kolo tersebut akan diadakan tepat pada pukul 13:11 WIB. Karena, menurut hitungan Tahun Soko, itu saat yg paling tepat untuk upacara Murwat Kolo."

Selesai acara Murwat Kolo, mobil listrik Tucuxi akan dikendarai oleh Dahlan dari Solo melewati rute Tawangmangu.

Di Magetan, mobil itu remnya blong sehingga menabrak tebing. Menurut penuturan Dahlan, sengaja ditabrakkan tebing agar tidak menabrak kendaraan lain. Alhasil, mobil yang telah diruwat itupun ringsek. [JJ/Rpb/JP/bsb]
Powered by Blogger.