Header Ads

Aksi Bela Islam

Setelah Bunuhi Bayi, Netanyahu Menang Pemilu Lagi

Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu mengklaim, Partai Likud yang ia pimpin memenangkan pemilihan umum Selasa (22/1) kemarin. Klaim itu disampaikan Netanyahu dalam sebuah pidato di markas besar Likud sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya karena bakal memerintah Negeri Yahudi itu untuk ketiga kalinya.

"Saya bangga menjadi Perdana Menteri kalian. Dan, saya ingin membawa perubahan. Untuk melakukan hal tersebut, kita membutuhkan pemerintahan lebih luas dan itu sudah saya lakukan," ujarnya.

Hasil perhitungan suara menunjukkan Partai Likud yang berkoalisi dengan partai ultra nasionalis, Yisrael Beitenu, masih mendominasi kursi parlemen Zionis (Knesset). Koalisi itu memperoleh 31 kursi dari 120 kursi yang tersedia. Perolehan itu sebenarnya turun 11 kursi dari pemilu sebelumnya, tetapi masih belum tersaingi oleh partai-partai lainnya.

Dua bulan sebelum pemilu digelar, Netanyahu menyerang Gaza, yang dinilai sebagai bagian dari propagandanya untuk menggaet suara warga Zionis. Dalam serangan selama delapan hari itu, Netanyahu membunuhi warga Palestina, tak terkecuali wanita dan anak-anak.
Jenazah Omar digendong sang ayah
Tercatat, salah satu bayi yang dibunuh rudal Netanyahu bernama Omar Misharawi. Omar baru berusia sebelas ketika sebuah rudal menghantam pintu utama rumahnya di Zaitoun. Omar tidak bukanlah satu-satunya bayi Palestina yang dibunuh pemerintah Netanyahu. Sejumlah bayi lainnya menggenapi 162 tewas dalam serangan 14 Nopember 2012 hingga 21 Nopember 2012.

Ketika Carlos Latuff melalui karikaturnya menggambarkan serangan biadab itu sebagai "cara" Netanyahu mengumpulkan pundi-pundi suara pemilu, Lembaga Yahudi Shimon Wiesenthal Center (SWC) menobatkannya sebagai musuh negara Zionis 2012 nomor tiga. [IK/Tmp/bsb]

2 comments:

  1. Israel pasti sirna

    ReplyDelete
  2. Sejumlah pakar memprediksi. Israel 10 tahun lagi akan hilang dari peya dunia. Amin. jilbab hazna

    ReplyDelete

Powered by Blogger.