Header Ads

Aksi Bela Islam

Setiap Hari 500 Orang Indonesia Meninggal Karena Rokok


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempublikasikan data yang dihimpun Global Adult Tobacco Survey (GATS), bahwa 190.260 orang di Indonesia meninggal dunia akibat konsumsi rokok. Jika dirata-rata, berarti setiap hari terdapat 500 orang yang meninggal akibat rokok.

"Berdasarkan data yang dihimpun oleh GATS, berarti setiap harinya sekitar 500 orang meninggal di Indonesia akibat konsumsi rokok," ujar Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. Hasbullah Thabrany, di Jakarta, Selasa (15/1).

Seperti dilansir Hidayatullah, Rabu (16/1), Hasbullah menjelaskan bahwa rokok memang tidak secara langsung menjadi penyebab kematian seseorang, namun rokok terbukti menjadi penyebab utama berbagai penyakit kronis.

"Merokok itu menyebabkan orang sakit kanker, penyakit jantung bahkan menyebabkan terjadinya diabetes lebih awal. Dan bila diusut lebih lanjut oleh para dokter, penyebabnya adalah asap rokok," ujar Hasbullah.

Perihal asap rokok yang dikonsumsi oleh perokok pasif atau aktif, Hasbullah menyatakan bahwa Indonesia belum memiliki data pasti mengenai hal tersebut.

"Namun bicara soal rokok pasif, saya rasa di Indonesia semua orang sudah menjadi perokok pasif, karena perokok aktif merokok di mana-mana," tegas Hasbullah.

Menurut data yang dilansir pertengahan 2011 lalu, jumlah perokok di Indonesia merupakan terbesar ke-3 di dunia, setelah Cina dan India. Di tengah penurunan jumlah perokok di negara-negara maju, pertumbuhan rokok di kalangan generasi muda Indonesia merupakan yang tercepat di dunia. [JJ/Hdy/bsb]

1 comment:

  1. Wadduuh ... 500 org tiap hri .. bsa bsa penduduk nya ilang smua nih

    ReplyDelete

Powered by Blogger.