Header Ads

Tak Puas Partai An Nur, Tokoh Salafi Mesir Dirikan Partai Al Wathan


Sejumlah pimpinan Partai An Nur yang telah mengundurkan diri, mendeklarasikan berdirinya Partai Al Wathan, Selasa (1/1) waktu setempat. Diantara tokoh yang hadir pada acara itu adalah Imad Abdul Ghafur yang baru mengundurkan diri dari pimpinan partai An Nur, pekan lalu.

“Kami ingin syariat Islam menjadi kenyataan dalam kehidupan yang kita jalani, bukan lagi sekedar retorika,” kata Abdul Ghafur dalam pernyataannya.

Selain Abdul Ghafur, tampak pula mantan jurubicara Partai An Nur Yusri Hammad dalam acara di aula Universitas Al-Azhar di distrik Madinat Nasr itu. Keduanya tercatat sebagai pendiri Partai Al Wathan.

Partai Al Wathan dideklarasikan untuk menjadikan kepentingan negara dan rakyat Mesir sebagai fokus utamanya. Menurut deklaratornya, partai itu terbuka bagi siapa saja yang ingin membangun Mesir.

Dalam laman Facebooknya, Abdul Ghafur optimis Partai Al Wathan akan menjadi partai terbesar di Mesir.

“Partai Al-Wathan (akan menjadi) partai Mesir terbesar dan mencakup seluruh kekuatan Islam dan nasional,” tulis Abdul Ghafur.

Sementara itu, seperti dilansir Hidayatullah.com, Al-Da'wah Al-Salafiyyah yang mendirikan Partai An-Nur menegaskan bahwa pihaknya tidak mendukung partai apapun kecuali sayap politiknya Partai An-Nur.

Belum lama ini, 150 orang anggota Partai An Nur -termasuk sejumlah pimpinannya- mengundurkan diri karena merasa tidak lagi cocok dengan partai Salafi itu. [IK/Hdy/bsb]
Powered by Blogger.