Zionis Paksa Wanita Ethiopia Suntik Anti Hamil


Entah karena berkulit hitam atau apa, meskipun sama-sama menganut Yahudi, warga asal Ethiopia tidak dikehendaki memiliki keturunan di negara Zionis Israel. Para wanita Ethiopia dipaksa untuk memakai alat kontrasepsi jika ingin tinggal di negeri Yahudi itu.

Association for Civil Rights in Israel (ACRI) yang menindaklanjuti laporan itu ke Kementerian Kesehatan Israel mendapatkan jawaban yang terkesan sangat hati-hati dan menguatkan indikasi adanya pemaksaan suntik pencegah kehamilan Depo Provera.

“ACRI mengganggap surat dari kementerian kesehatan ini sebagai pengakuan penting bahwa fenomena itu memang benar-benar terjadi,” kata jurubicara ACRI Marc Grey, dikutip Hidayatullah, Selasa (29/1).

Kementerian Kesehatan Israel berdalih bahwa imigran seharusnya tidak disuntik paksa tanpa sepengetahuan orang bersangkutan.

“Tentu saja ini harus dilakukan sesuai dengan cara yang patut, dan jika perlu melalui perantara atau melalui layanan penerjemah medis,” imbuh kementerian.

Saat ini terdapat lebih dari 120.000 imigran asal Ethiopia yang tinggal di negara Zionis Israel. Data statistik menunjukkan, angka kelahiran keturunan Ethiopia terus mengalami penurunan di negara penjajah itu.

Diketahui, ternyata lembaga otoritas keagamaan Yahudi di Israel menganggap Yahudi Ethiopia sebagai kelompok orang dari kepercayaan lain, bukan Yahudi. [AM/Hdy/bsb]
Powered by Blogger.