Header Ads

Aksi Bela Islam

3 Bocah Ajaib yang Menggemparkan Dunia Islam



“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS. Al Hijr : 9).

Diantara cara Allah memelihara Al Qur’an adalah Dia memudahkan kitab suci dihafal oleh orang-orang yang dikehendakiNya. Diantara sekian banyak penghafal Qur’an, ada 3 bocah ajaib yang cukup menggemparkan dunia Islam di era modern ini.

1. Husein Tabattaba'i

Bocah ini berasal dari Iran. Selain hafal Qur'an, ia juga bisa menjelaskan isi Al Qur'an dalam bahasa Persi. Kecanggihan lainnya, ia bisa dengan mudah mencari surat apa ayat berapa ketika ditanya tentang Al Qur'an, layaknya search engine. Ia pun disebut-sebut sebagai mukjizat abad XX.

Pada Februari 1998, Husein Tabataba’i yang saat itu berusia 7 tahun menerima gelar doktor (honoris causa) dari Hijaz Colledge Islamic University di Inggris, setelah ia lulus ujian doktoral di sana dengan nilai 93 dalam bidang Science of The Retention of Holy Quran. Keterangan lebih jelas tentang Husein Tabattaba'i bisa dibaca di http://www.bersamadakwah.com/2011/09/kulwit-doktor-cilik-husein-tabatabai.html

2. Syarifuddin Khalifah

Bocah ini disebut sebagai mukjizat dari Afrika. Mengapa? karena Ia hafal Qur'an pada usia 1,5 tahun. Padahal orangtuanya adalah katolik. Selain itu, bocah dari Tanzania ini berhasil mengislamkan ribuan orang dalam usia 5 tahun.

Jika Husein Tabattaba’i hafal Qur’an karena “diprogram” sejak dini melalui pendidikan keluarga dan pendidikan Islam, Syarifuddin Khalifah hafal Qur’an secara misterius. Saat bayi lain baru belajar satu suku kata seperti menyebut panggilan “Ma” atau “Pa”, ia sudah melafalkan ayat Al-Qur’an. Sebelumnya, bayi Syarifuddin Khalifah sudah bisa berkata menolak dibaptis ketika ia dibawa ke gereja. Keislaman Syarifuddin Khalifah dan keajaiban-keajaibannya kemudian membawa kedua orangtuanya merengkuh hidayah. Keduanya pun masuk Islam.

Masa-masa menggemparkan terjadi setelah itu. Ketika bocah ajaib ini berkeliling mendakwahkan Islam. Kemampuan orasinya yang didasari pada hafalan Qur’an, ditambah dengan hafal Alkitab dan paham sejumlah agama dan keyakinan penduduk Afrika membuat mereka takjub. Tidak sedikit kemudian orang yang mendapatkan hidayah melalui dakwah bocah ajaib itu. Lebih jelas tentang Syarifuddin Khalifah bisa dibaca di http://www.bersamadakwah.com/2012/12/kisah-nyata-syarifuddin-mengislamkan.html

3. Rukkayatu Fatahu Umar

Jika dua bocah sebelumnya adalah laki-laki, bocah muslim ajaib ketiga ini perempuan. Ia berasal dari Nigeria. Pada usia 3 tahun ia telah hafal seluruh Al Qur'an. Ia lulus ujian para ulama pada 24 Januari 2013 kemarin, saat wisuda sekolah Syekh Dhahiru. Sebelumnya, orang-orang di wilayah Baauchi penasaran dengan cerita gadis tiga tahun yang hafal Al Qur’an. Akhirnya rasa penasaran mereka terjawab setelah menyaksikan kemampuan Rukkayatu Fatahu Umar pada acara wisuda tersebut.

Rukkayatu mulai menghafal saat berkunjung ke sekolah bersama ibunya yang seorang guru. Di sana ia mendengar dan menirukan siswa kelas hafalan. Lebih jelas tentang Rukkayatu bisa dibaca di http://www.bersamadakwah.com/2013/02/keajaiban-dari-nigeria-bocah-3-tahun.html [IK/bsb]

7 comments:

  1. Jika yg spt ini saja sudah menggemparkan, mungkin sejarah orang² dahulu lebih menggemparkan!!!

    Apalagi yg mau jd bukti utk membuktikan bahwasannya DINUL ISLAM itu adalah HAQ.

    Jika Alloh sudah berkehendak, maka kehendak-Nya akan multi fenomenal.

    Allohu'alam.

    ReplyDelete
  2. Assalamu alaikum wa Rahmatullah
    Saya pikir akan lebih bijaksana untuk memeriksa laporan ini lebih dekat. Tidak biasa di berbagai bagian Afrika dan Asia untuk melihat orang-orang yg ummi yg belum dapat berbicara beberapa bahasa cukup lancar. Dg Demikian, laporan ini menyatakan bahwa Muammar Qadhaafi mendukungnya. Selain memerangi Islam di negara itu, Qadhaafi juga dikenal sebagai pendukung regluar dari bidah terkenal seperti Farrakhan dan Rashad Khalifa. Oleh karena itu eybrows secara otomatis harus muncul ketika nama Qadhaffi yang memasuki gambar.

    ReplyDelete
  3. Namun demikian, selama musim panas ini seorang saudara yang menghadiri kelas tafsir kami di Virginia, pergi untuk melihat ini di Philadelphia. dia mengatakan kepada kami dia yakin bahwa seluruh hal adalah penipuan rumit dilakukan baik oleh orang Kristen atau para sufi dengan maksud untuk menipu umat Islam.anak itu datang ke Philadelphia dikemas auditorium di mana sebagian besar peserta adalah Afrika. Iklan mengklaim anak itu adalah "Hafidh dari Al-Quran dan Injil". Klaim ini sendiri menimbulkan kecurigaan beberapa orang.Beberapa minggu sebelum kedatangan anak itu, rekaman video itu beredar di kalangan umat Islam di Philadelphia yang menunjukkan anak itu dan membuat beberapa klaim. Namun, qari Quran pada rekaman video TIDAK anak itu. Bahkan, video tidak pernah menunjukkan anak membaca sesuatu dari Al-Quran.Pada hari anak itu muncul, ia didampingi empat pengawalnya, tidak ada satupun yang akan memungkinkan siapa pun menanyainya atau melakukan apa pun kecuali memungkinkan orang untuk mencium tangannya, menyentuhnya atau meminta dia untuk berdoa bagi mereka. Salah satu pengawal adalah ayah anak itu, yang bertentangan dengan laporan berita, adalah seorang Kristen.Sebelum pintu masuk anak itu, para pengawal akan melewati sekitar keranjang koleksi bagi orang untuk menyumbangkan uang. Orang-orang tidak pernah diberitahu untuk apa uang yang mereka menyumbangkan adalah untuk atau bagaimana akan digunakan. Itu tampaknya diasumsikan uang itu untuk anak laki-laki sendiri, sehingga banyak orang menyumbangkan uang dalam jumlah besar ke dalam keranjang. Ketika anak itu masuk, ia kemudian akan mulai dengan Khutbatul Hajjah, namun ia tidak pernah memimpin atau menghadiri salah satu dari salat berjamaah dan hanya datang ke masjid lokal setelah semua orang telah selesai shalat.Kemudian, ketika ayah anak itu tidak hadir, beberapa peserta meminta anak itu membaca beberapa surah. Pada awalnya, anak itu bertindak seolah-olah dia tidak mengerti apa yang diminta. Para pengawal tampak kesal dan mengatakan itu tidak pantas bagi siapa pun untuk memesan anak untuk membaca. Orang-orang menjawab bahwa mereka tidak memesan apa pun, tetapi hanya meminta JIKA dia dapat menceritakan SESUATU sehingga orang bisa mendengarnya. Seorang penerjemah kemudian memintanya untuk membaca beberapa surah seperti Ar-Rahman, Al-Mulk, dll dan anak itu menjawab, "Saya tidak tahu bahwa". Mereka kemudian memintanya untuk membacakan suratul Ala, yang dia menjawab lagi, "Saya tidak tahu bahwa". Mereka kemudian memintanya untuk membacakan Ihklas suratul, ia berkata, "Saya tidak tahu bahwa". Kemudian menjadi jelas bagi semua orang bahwa anak itu tahu apa-apa dari Quran, dan hanya membodohi semua orang dengan rumit dan baik-concieved con.Ketika ayah kembali dan melihat apa yang sedang terjadi, ia segera bergegas anak dan pengawalnya keluar dari auditorium. Banyak peserta merasa dikhianati, terutama ketika ditemukan bahwa laki-laki dan "keluarga" nya meninggalkan kota segera setelah itu dan keberadaan mereka tidak diketahui.Jika ini adalah scam, jelas anak itu tidak bisa disalahkan, melainkan dajjaleen yang memamerkan dia sebelum umat Islam sebagai persona pseudo-kenabian dengan maksud mengungkapkan fleecing massa Muslim dari uang mereka. Sejumlah kelompok sufi telah diketahui membuat terobosan di Afrika dan telah menggunakan adat syirik praktik untuk mengumpulkan pengikut. Jika umat Islam sedang ditipu oleh ini dajjaleen kecil, maka berapa banyak lebih hen Dajjal sebenarnya muncul? Dan semoga Allah melindungi kita dari fitnah-Nya, amiin.Wa salam Abu Umar

    ReplyDelete
  4. apapun bisa terjadi jika Allah swt menghendaki, tidaka ada yang sulit bagi-Nya, semua bocah cilik itu hasil ciptaan-Nyatak ada yang aneh bagi umat yang beriman, bersyukurlah

    ReplyDelete
  5. imani saja apapun yang terjadi dialam ini semua atas kehendak-Nya, hingga seorang yang beriman tidak akan goyah imannya ketika terdengar menurut orang lain hal yang aneh, karena ketika kita lupa dari Allah maka kita akan terpancing dari kemusyrikkan, kita langsung memuji kebesaran Allah apapun yang terjadi

    ReplyDelete

Powered by Blogger.