Header Ads

Aksi Bela Islam

Korban Pelecehan Seksual Gembira Paus Benediktus XVI Mundur


Sebuah kelompok yang mengaku mewakili korban pelecehan seksual menyambut gembira mundurnya Paus Benediktus XVI. The Survivors Network of those Abused by Priests (SNAP), nama kelompok itu, mengatakan bahwa keputusan itu hanya upaya kecil untuk menghentikan teror pendeta yang melakukan pelecehan terhadap anak-anak.

Seperti dilansir Republika, kelompok yang dalam bahasa Indonesia berarti Jaringan Korban Kekerasan Pendeta itu menerbitkan pernyataan, Senin (11/2) waktu setempat. Mereka menyerukan agar Paus berikutnya memberikan bantuan kepada pendeta dalam kasus kekerasan seksual.

"Korban menyambut pengunduran diri seorang pejabat gereja dengan kekuatan besar (tapi) melakukan begitu sedikit untuk menghentikan teror pendeta pemerkosa anak-anak," ungkap juru bicara SNAP Nicky David.

Seperti diketahui, Paus Benediktus XVI mengumumkan pengunduran dirinya terhitung 28 Februari 2013 pukul 20.00. Pria berusia 86 tahun itu mengatakan bahwa dirinya tak lagi memiliki kekuatan untuk menjalankan tugas-tugas kepausan.

Sebelumnya, Vatikan mendapat sorotan atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak. Kasus tersebut ditutupi para pendeta untuk melindungi reputasi.

Selain SNAP, sebuah kelompok yang mewakili korban pelecehan seksual anak di Irlandia juga menyatakan hal serupa. Menurut mereka, Paus telah berjanji banyak tapi tidak berbuat apa-apa. [IK/Rpb/bsb]

1 comment:

  1. kalo itu yang terbaik ya sudah mendingan risegnt saja menjadi paus nya toh kasihan juga sudah tua hehhehe

    ReplyDelete

Powered by Blogger.