Header Ads

Aksi Bela Islam

Sejarah Panjang Fitnah terhadap PKS

Kalau mau jujur, sepanjang usia PKS ikut di kancah politik pada 1999 sudah lima kali mendapat fitnah besar. Namun tak satupun fitnah besar itu diiringi bukti, kecuali hanya upaya membangun citra negatif.

Hasilnya, ranking PKS terus melesat dari peringkat 16 pada 1999, naik ke ranking ke-7 pada 2004 dan melesat ke ranking ke-4 pada 2009. Artinya, fitnah yang gencar dilakukan orang-orang yang tak suka partai Islam berjaya berbanding terbalik dengan naiknya dukungan terhadap partai Islam ini.

Kelima isu pertama sudah nyata-nyata tak terbukti, bahkan ada yang lewat pengadilan dan berujung bebas murni. Apa saja fitnah-fitnah besar itu?

Pertama, pada tahun 2000 Hidayat Nur Wahid (HNW) lewat Yayasan Haramainnya sempat dituding teroris, karena dikaitkan dengan Al Qaeda. Bahkan Dubes AS waktu itu Lin Pasque mengonfirmasi langsung, tapi semua tak terbukti.

Karena Yayasan Haramain HNW tak ada hubungan dengan gerakan Al Haramain di Saudi yang memang terkait dengan Al Qaeda. Malahan Lin Pasque mengapresiasi HNW dan PKS.

Kedua, Soeripto saat jadi Sekjen Dephut dituding melakukan mark up pembelian helikopter untuk mengatasi kebakaran hutan.

Setelah melewati sidang yang lama dan melelahkan, hasilnya tidak terbukti dan bebas murni.

Ketiga, Wakil Bupati Bogor Ahmad Ru'yat dituding menggunakan dana APBD. Diproses sidang sebagai terdakwa, bahkan sempat disel, ternyata di pengadilan keluar putusan inkrah bebas murni.

Keempat, Akhmad Misbakhun dituding Andi Arief melakukan ekspor fiktif lewat LC fiktif. Setelah jadi terdakwa, dipenjara, proses hukum tertinggi, MA, mengetuk palu bebas murni.

Kelima, Tamsil Linrung dan Anis Matta ditengarai sebagai bandit anggaran. Proses hukum ternyata hanya memenjara Waode Nurhayati dari PAN yang acting maling teriak maling.

Dari kelima fitnah besar yang disetting dan diatur sedemikian rupa bukannya menjatuhkan dukungan terhadap PKS, sebagaimana mimpi dan mantra-mantra pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, malah meningkatkan elektabilitas PKS. Tahun 2014 target PKS naik kelas dari ranking 4 ke ranking 3. Insya Allah...

Adapun isu suap yang menimpa Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq(LHI) buat kader hanyalah guyonan belaka. Seorang ustad dituding 'akan' menerima suap plus ada ABG mahasiwi pula, sebuah fitnah yang tak masuk akal.

Masih segar dalam ingatan ketika Ketua umum PAN Amien Rais difitnah menghamili Zarima saat nyapres. Tentu fitnah itu tak akan terbukti, tapi itu perlu dipublikasi untuk menurunkan elektabilitas beliau ketika nyapres.

Karena itu, langkah KPK menetapkan LHI sebagai tersangka hanyalah acting jelang Pemilu 2014. Maklum, hasil review ICW terakhir menyebutkan, hanya kader PKS dan Hanura yang tak terlibat korupsi.

Jadi ini bukan yang pertama Presiden PKS difitnah. Saat HNW jadi Presiden PKS sudah difitnah terlibat teroris.

5 Kejanggalan Kriminalisasi LHI oleh KPK
Tuduhan yang menerpa Luthfi Hasan Ishaaq, anggota Komisi I DPR, dinilai berbagai kalangan sangat janggal. Tak pelak hal ini dianggap sebagai kriminalisasi LHI untuk tujuan tertentu.

Kejanggalan pertama, yaitu ketika awal berita penangkapan muncul isu di berbagai media bahwa yang ikut ditangkap adalah supir Menteri Pertanian, Suswono. Ternyata bukan dan tidak ada hubungan sedikit pun dgn pejabat-pejabat PKS.

Kejanggalan kedua, informasi setelah penangkapan yang mau disuap adalah anggota komisi IV DPR dari PKS. Lalu ternyata sekarang menjadi Luthfi Hasan Ishaaq yang merupakan anggota Komisi I DPR. Komisi I adalah komisi yang membidangi Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika. Bukan urusan pangan.

Kejanggalan ketiga, jika berkaitan dengan daging impor, dan tudingannya diarahkan bahwa LHI bisa mengatur Mentan yang notabene kader PKS, jelas salah alamat. Pasalnya Mentan tidak mengatur impor daging. Quota impor daging yang mengatur adalah Kementerian Perdagangan. Apakah LHI bisa mengatur Menperindag yang notabene orangnya SBY?

Kejanggalan keempat, disebutkan bahwa ada upaya penyuapan. Padahal LHI tidak menerima uang tersebut. Hanya disebutkan bahwa uang itu baru akan diberikan untuk LHI. Apakah adil orang yang berupaya mau disuap dijadikan tersangka? Padahal dia bisa jadi tidak tahu ada upaya itu. Dan apalagi tidak menerima uang tersebut.

Kejanggalan kelima, penetapan tersangka kepada LHI oleh KPK tanpa didahului oleh pemeriksaan. KPK memang bisa langsung menetapkan tersangka terhadap seseorang yang tertangkap basah melakukan transaksi korupsi, namun LHI tidak ada dalam penggrebekan yang dilakukan KPK itu. Lalu mengapa tiba-tiba LHI –kurang dari 12 jam– langsung ditetapkan menjadi tersangka tanpa ada pemeriksaan sebelumnya? Berbeda dengan kasus-kasus lain yang bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Islam vs Sekuler

Orang-orang sekuler dan liberal sejak dulu mau menjauhkan Indonesia dari Islam. Semua partai dan kekuatan Islam dijegal dan dibonsai agar tidak bisa menjadi besar.

Mereka telah meletakkan Islam di bawah ketiak mereka. Mereka telah melakukan serangan frontal.

Tokoh pers sekaliber Gunawan Muhammad saat menerima award dari Kurtwaldheim University dalam orasi ilmiahnya menyatakan, "Mari kita bangun Indonesia tanpa melibatkan Tuhan."

Sangat tegas antipati mereka yang anti Tuhan, sekuler dan liberal, tak menghendaki hadirnya Tuhan, mereka yang menyembah Tuhan dan partai yang berorientasi pada Tuhan, untuk ikut membangun Indonesia yang mayoritas dihuni oleh mereka yang percaya pada Tuhan.

Okelah kalau mereka mengajak perang besar. Mereka jual, kita beli. Islam harus tegak di bumi Nusantara.

Islam harus jadi Rahmat bagi Indonesia. Karena hanya Islam yang dapat menyejahterakan rakyat yang mayoritas umat Islam, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat kelak (hari yang kekal dan tidak ada ujungnya).

Merdeka!!
Allahu Akbar
Wa Lillah ilhamd!!!

Wallahu'alam bish showab []


Penulis : Djony Edward
Redaktur, Penulis Buku "Efek Bola Salju PKS"
Blog: djonyedward.blogspot.com/

48 comments:

  1. terima kasih atas pencerahannya. sangat informatif!

    ReplyDelete
  2. Lagian apa yang harus di takuti ama pks,emang dasar politik kejam!

    ReplyDelete
  3. maju terus pks,dakwak itu tidak selalu mulus, penuh liku, lelah dan pengorbanan..Allahuakbar..

    ReplyDelete
  4. Kpk tuh udah mengintai LHI sejak beberapa bulan,.. Bukan cuma malam itu aja .. Gimana sih . KPK g sebodoh itu .. Huhh payah .. Tuhan lebih marah kpd kalian dibanding partai2 yg lain .. Karena partai tdk menjadikan agama sebagai kedok ..

    ReplyDelete
  5. Jika KPK mengintainya jauh hari, dengan melihat ada indikasi LHI terlibat, KENAPA GAK DIJADIIN SAKSI DULUUUU????? lalu meningkat jd tersangka kalau memang mengarah kesitu.

    ReplyDelete
  6. siapa juga yang bilang KPK bodoh, tapi klo kejanggalannya sampai 5, ya wajar klo mereka bekerja atas pesanan pihak tertentu, hukum kok dipolitisir, tp tetap salut pada LHI yg sangat menghormati hukum, Tuhan lebih marah kpd kalian... emang si anonim malaikat apa bisa tau sikap Tuhan... lagian tdk gentle tdk nuliskan identitas

    ReplyDelete
  7. Ga usah banyak bacod deh, coba kalo KPK tangkap anggota partai lain, tuh orang-orang PKS rame-rame tepuk tangan dan menyatakan dukungan ke KPK, giliran orang PKS kena, malah nuduh macam-macam, yang pesanan Amrik, Kriminalisasi, Fitnah, sampai bawa-bawa orang Atheis segala. Apa bukan namanya Su'udzon ini ya?
    Ingat, berburuk sangka adalah sikap orang munafik yang paling dibenci dalam ajaran Islam.

    Kalo memang LHI itu benar dan tidak salah, biar saja proses hukum berlaku. Nabi Muhammad saw saja bolak balik kena caci maki, fitnah, dan kriminalisasi, tapi beliau tetap tenang, ga menuduh pihak mana-mana, emang takdir dari Allah SWT begitu, kalo benar ya pasti bebas, kalo salah ya pasti kena hukuman, kalopun di fitnah dan di"atur" supaya seolah-olah salah, biar saja, toh hukum Allah SWT bakal adil di akhirat. Gitu aja kok repot, ga usah bikin artikel yang seolah-olah pembenaran diri sendiri deh, ntar malah memperburuk citra partai loe sendiri.

    ReplyDelete
  8. istighfar...kalau salah jatuhnya bisa fitnah...lebih baik sabar menunggu hasil pemeriksaan kpk dan semoga Allah menampakkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.......

    ReplyDelete
  9. Klo ga tau apa2..mendingan Anda ga usah koment deh...malu saya bacanya...yg pasti Allah tidak tidur...smw pasti indah pada waktunya...tetap rapatkan barisan..m

    ReplyDelete
  10. sebaiknya ga usah terlalu tendensius lah, kalau misalnya terbukti benar gimana? tidak yang tahu pasti selain Allah, berdoa aja..
    tidak ada partai yg bersih! camkan itu!

    ReplyDelete
  11. Sesungguhnya Allah Maha Adil... Kalau memang pak Luthfi korupsi ini adalah musibah.. Kalau pak Luthfi di fitnah, ini cobaan..

    Kita lihat saja kelanjutannya, bagi kader PKS, jangan kita terlalu taklid dengan figur seseorang, bagi non PKS, jangan terlalu cepat menilai dan men judge.. Belum tentu buruk yang kita lihat, isi nya juga buruk seperti prasangka kita..


    ReplyDelete
  12. allahu akbar, teruslah berjuang PKS, sungguh Allah bersama orang orang yang benar. tidak peduli di mata manusia seperti apa, tapi di mata ALLAH kitalah yg mulia. tetap berjuang, semangat dakwah yang tinggi. :)ALLAHU AKBAR!

    ReplyDelete
  13. Perjuangan dakwah tidak terpaku pada figur siapapun bisa salah tanpa kecuali, pks adalah partai dakwah ..bersabar dan berusaha membuktikan kebenaran memang harus di upayakan..

    ReplyDelete
  14. HEYYY...KALIAAAN YANG SUKA BERMAIN API !!!
    YG SUKA MENFITNAH,
    MENDENGKI,
    SUATU SAAT KALIAN AKAN TERBAKAR OLEH API YANG KALIAN NYALAKAN SENDIRI...

    ReplyDelete
  15. Sabar teman Teman .

    Janganlah BEdebat Disini

    Berdoalah Yang baik Saja

    ReplyDelete
  16. Don't despair and never lose hope..
    Cause Allah is always by your side..
    InsyaAllah.. You'll find a way..

    ReplyDelete
  17. Maaf nih sebenarnya PKS BUKAN PARTAI ISLAM.Kenapa?Karena mereka mengklaim tidak akan mengubah Indonesia menjadi negara yang bersandarkan pada syari'at Islam! Itu pernyataan fungsionaris PKS Fachri Hamzah.Jadi jelas PKS itu bukan partai Islam

    ReplyDelete
  18. VIVAnews - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan suap yang melibatkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq. Said pun meminta masyarakat membedakan PKS sebagai partai politik dengan Islam sebagai ideologinya.

    "Partainya dengan orang atau manusianya beda dong. Partainya barangkali punya anggaran dasar dan prinsip-prinsip yang sangat mulia," kata Said usai bertemu dengan Kabareskrim Komjen Pol Sutarman di Gedung Bareskrim Mabes Polisi, Jakarta, Jumat 1 Februari 2013.

    Said tidak setuju jika Islam dijadikan komoditas politik oleh partai. Sebab, apabila partai itu membuat kerusakan maka dampaknya akan mencemarkan nama Islam.

    "Partai Islam melanggar hukum, misalnya korupsi, Islam jadi kebawa-bawa. Ini masalah politik bukan masalah agama. Saya dari awal, dari prinsip NU, Islam tidak bisa dijadikan partai politik. Tidak usah mempolitisir agamalah," ujarnya.

    Said kemudian memberikan solusi agar kaum Muslim dapat mengaktualisasikan ajaran Islam dalam politik. Menurutnya, seluruh partai politik di Indonesia sebaiknya menjadi partai nasionalis tanpa menjual Islam, atau agama apapun sebagai dagangan politik.

    "Programnya NKRI, Pancasila. Itu saja semuanya. Bukan program mendirikan syariat Islam. Partai yang mayoritas pengikutnya Islam, iya. Tapi partai Islam itu tidak ada di Indonesia. Semua Pancasila Undang-undang Dasarnya," kata Said.

    ReplyDelete
  19. KEKAYAAN PRESIDEN PKS LHI

    VIVAnews - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus impor daging sapi.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga anggota Komisi I DPR itu menerima suap Rp1 miliar dari pengusaha pengimpor daging melalui orang dekatnya, Ahmad Fathanah.

    Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Luthfi Hasan baru dua kali melaporkan kekayaannya. Pertama pada 29 Desember 2003. Kedua 1 November 2009 saat terpilih kembali menjadi anggota DPR.

    Pada laporan pertama tahun 2003, harta kekayaan Luthfi tercatat Rp381.110.000. Kemudian pada 2009 harta Luthfi melonjak menjadi Rp1.066.430.620.

    Kekayaan itu terdiri dari tanah dan bangunan seluas 247 m2 dan 110 m2 di Jakarta Timur. Nilai bangunan ini pada tahun 2003 adalah Rp224.110.000, melonjak pada 2009 mencapai Rp302.904.000.

    Luthfi juga mempunyai harta bergerak berupa alat transportasi yakni, mobil berupa Nissan Serena, Honda CRV, Nissan X-trail. Total harta bergerak itu senilai Rp900 juta. Padahal pada 2003, total harta bergerak tercatat hanya Rp157.000.000.

    Dia juga tercatat memiliki giro setara kas pada 2009 senilai Rp3.117.520. Luthfi juga tercatat memiliki utang dalam bentuk kartu kredit sebesar Rp139.590.900.

    ================================================

    Gila!!! tambah kaya aje Bang Luthfi,,, Sapinya gemuk-gemuk ya? hahahaha...

    ReplyDelete
  20. Komentar gue yang berisi copas berita Kekayaan Presiden PKS yang dimuat di viva news, malah dihapus wkwkwkwk... Seperti biasa Kader- kader PKS tukang menyembunyikan fakta, berlindung dibalik ayat - ayat dan agama. Cemen loe.

    ReplyDelete
  21. Mereka hendak membuat makar kepada Allah padahal Allah sebaik-baik pembuat makar.

    ReplyDelete
  22. Coba kita lihat bukan dari sisi benar atau salahnya tuduhan terhadap LHI itupun juga belum terbukti, tapi kita lihat dari sikap LHI yang langsung mengundurkan diri saat dia jadi tersangka. Mungkin orang yang seperti dia bisa jadi contoh pemimpin-pemimpin sekarang yang sulit mengucapkan kata"mengundurkan diri" jika terkena kasus. Allahu Akbar...

    ReplyDelete
  23. .... Okelah kalau mereka mengajak perang besar. Mereka jual, kita beli. Islam harus tegak di bumi Nusantara....
    Kau pikir Indonesia itu negara Islam, sehingga memaksakan kehendak pada penduduk lainnya ??

    ReplyDelete
  24. PKS harusnya belajar.. terhadap pengalaman...tidak ada sesorang pun yg benar2 suci..atau bersih serahkan semuanya pada hukum yg ada..semakin mengadakan perlawanan udah kelihatan PKS tidak menghormati proses hukum yg berlaku apa lagi menuduh2 org lain antek zionis..gak gila tuh

    ReplyDelete
  25. Ini bagian dari ujian kita dalam jihad menegakkan agama Alloh, maju terus jangan layu sebelum berkembang, Pantang surut jka layar telah bekembang!!

    ReplyDelete
  26. laahaulawala quwwata illa billah..

    ReplyDelete
  27. wahai saudara2 sekalian, hendaknya bertabayyun atau check ulang kembali jangan hanya pada media massa saja, sebab kebanyakan media hampir 90% bukan milik Islam.
    dan coba tanyakan pada para kadernya atau datang ke DPP-nya dan tanyakan pada orang-orang internalnya.
    dan ingat bila kita hanya percaya pada media saja dan tidak bertanya kepada orang yang lebih mengetahui daripada media.
    na'udzubillah takut nanti kita bak memakan bangkai saudara sendiri..=)

    ReplyDelete
  28. aye heran sama semua komentator d sini, kok otot2an rebutan pe2san kosong? Yg pks maksa bilang ga salah, yg kontra maksa menghujat. Kenapa seh ga biarkn air mengalir pe hukum membuktikan benar or salah. Yg lbh aneh lg yg menghujat, bilangnya biarkan aja hukum yg membuktikan tapi dia sendiri dah menghakimi dgn kata2 kotor yg tdk sepantasnya diucapkan orang timur.

    ReplyDelete
  29. Semoga PKS terus maju
    berbenah untuk bangsa dan terus melayani.
    Terbukti atau tidak terbukti itu tidak masalah,
    sebab Antasari saja bisa secara mendadak
    "terbukti versi mereka" telah bersalah
    hanya masyarakat bisa melihat sendiri
    bahwa ada yang aneh dengan kasus Antasari,
    pun dengan kasus LHI ini, kalaupun dipaksakan terbukti dengan segala macam bukti2 mereka,
    pastilah sudah ada pihak yang "mengatur"
    dan memanfaatkan betul KPK yg punya wewenang.
    jadi ada LHI yang jadi korban,
    ada KPK yang menjalankan tugas,
    ada mafia yang mengatur semua.

    ReplyDelete
  30. Wis .. wis .. wis Gak usah pada bertengkar, gak usah berebut benar. Waktu terus berlalu ... hari ini akan berlalu ... hari esok juga akan berlalu. Apakah kita siap mempertanggungjawabkan segala persepsi yang mungkin kita yakini kebenarannya?

    ReplyDelete
  31. kebenaran itu seperti revolusi dan evolusi, cepat atau lambat PASTI akan terkuak. tergantung dari jumlah partisipan yang berpartisipasi didalamnya, yaitu kedua kubu oposisi dan koalisi, yang menginginkan kebenaran dan yang menutup-nutupinya.

    ReplyDelete
  32. KPK tetaplah hanya lembaga yang menjalankan hukum yang dibuat manusia... Kesempurnaan hanya milik ALLAH, agamaNya dan orang2 beriman yang senantiasa memperbaiki diri.

    ReplyDelete
  33. Jamaah PKS dan non PKS adalah bersaudara, jangan beradu otot atau argumen. Kita lihat ke depan, dakwah Islam tetap harus dikedepankan. mari berjuang tegakkan Islam. Saudaraku jamaah PKS berjuanglah di jalur politik, saya akan tetap mendukungmu. Untuk saudaraku jamaah Non PKS berjuanglah di jalur non politik dan saya tetap mendukungmu.

    ReplyDelete
  34. bukannya PKS juga merupakan bagian dari SEKULER, menghayati dan mengamalkan pancasila, yang notabene buatan manusia.

    ReplyDelete
  35. PKS harus berterimakasih kepada KPK yang telah mengorbitkan dan menaikkan kelas PKS ke TIGA BESAR...

    ReplyDelete
  36. Lima kejanggalan ditas kan di-buat2, kenapa nggak dibikin 10 kejanggalan aja biar tambah seru? Yg jelas kalo LHI merasa nggak salah kenapa mau dituntun KPK seperti sapi tanpa protes ? Kan bisa melakukan pra-peradilan?

    ReplyDelete
  37. biar saja difitnah yang penting agenda berbuat baik tetep berjalan.. hore..

    ReplyDelete
  38. ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAH WABARAKATUH. SYUKRON INFONYA. SEDIKIT KOREKSI, SEPERTINYA SALAH TULIS, AHMAD RU'YAT ITU WAKIL WALIKOTA BOGOR, BUKAN WAKIL BUPATI BOGOR. HEHE KEBETULAN SAYA ORANG KABUPATEN BOGOR.

    ReplyDelete
  39. Sang Pangeran mengatakan...

    ALLAHU AKBAR MAJU TERUS PKS...!!!
    DAKWAH TAK BOLEH TERHENTI KARENA AKIBAT DARI KEDENGKIAN SEKELOMPOK ORANG-ORANG YANG SELALU BERBUAT DENGKI...

    ReplyDelete
  40. KPK mulai bingung ...

    ReplyDelete
  41. saya sebagai orang awam sangat teerkejut ketika KPK menangkap pak Lutfi Hasan sebagai tersangka tanpa proses hukum dan langsung dipenjara, sedangkan banyak para tokoh politik dan perjabat lain yg sudah jelas2 jadi tersangka masih belum dai tahan... hmmm ada apa ini ya...

    ReplyDelete
  42. Tidak ada kawan sejati, tidak ada musuh abadi..that's politics

    ReplyDelete
  43. Jebakann Demokrasi,
    PKS membawa label Islam,
    maka, resiko bagi PKS "dimanfaatkn"
    untuk sekalian menghancurkan citra Islam (dan Parpol Islam) di tengah masyarkat, ga hanya di Indonesia..
    Bagaimanapun, "memnfaatkan" demokrasi yg jelas2 haram, justru mengotori dan membahayakn diri sendiri, dan "citra" Islam...!!!!

    ReplyDelete
  44. Ingat nasihat Buya Hamka.
    Jika orang Islam beribadah akan dibiarkan.
    Jika Orang Islam beribadah dan berekonomi dia akan diawasi
    jika orang Islam beribadah, berekonomi dan berpolitik dia akan dimusnahkan.

    Memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam bernegara tentunya harus masuk dalam sistem kecuali bagi saudara-saudara yang ingin melakukan kudeta untuk menjadikan Indonesia negara Islam. So bagi anda yang cukup hanya mau beribadah saja, gak usah memvonis saudara lain yang ingin memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam bernegara. Alangkah indahnya jika kekejaman kaum kufar terhadap muslim di negara lain bisa dicegah dengan kekuasaan pemimpin yang Islami daripada cuma menghujat kaum kafir tersebut.

    ReplyDelete
  45. Ingat gan.

    Iman orang yang lebih tinggi, cobaannya juga lebih tinggi..


    Tinggal menunggu waktu, siapa yang salah sebenarnya. Sebusuk busuknya rencana buruk, pasti ketauan. Cuma waktunya aja yang belum kita ketahui..

    ReplyDelete
  46. Akhir-akhir ini ane seringkali denger kata fitnah dan konspirasi, padahal jurus yang paling jitu utk menangkal itu di zaman hedonis materialistis spt ini adalah "hidup sederhana" tdk bisa disangkal kenyataannya pak LHI dan jajaran elit partai ini punya harta dan perilaku yang tidak sederhana ("mobil, rumah, tanah dan fustun")klo definisi hidup sederhana ini msh jadi perdebatan sampai-sampai pak Anismatta kebingungan maka Sayyidina Umar Ibn Khattab R.A adalah contoh yang nyata yg tdk bisa dibantah

    ReplyDelete

Powered by Blogger.