Header Ads

Aksi Bela Islam

Abraham Samad Akan Dikudeta, Ini Komentar PKS


Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad bahwa ada kelompok yang akan mengkudeta dirinya, sangat mengejutkan publik. Ditambah lagi dengan pengakuan Juru Bicara KPK Johan Budi bahwa memang kerap terjadi perbedaan di internal KPK, termasuk saat pelaksanaan ekspose atau gelar perkara.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi PKS, Al Muzzammil Yusuf tidak heran bila ada kelompok internal KPK ingin melengserkan posisi Abraham. Ia juga telah lama mendengar friksi internal di tubuh KPK.

"Friksi intern KPK isu sudah lama saya dengar. Kalau yang terakhir ini memang terkait sprindik. Kalau karena itu Abraham Samad mau dilengserkan," ungkap Muzzammil kepada Okezone, Jumat (29/3).

Muzammil menambahkan, di sejumlah negara pembocoran sprindik oleh pihak internal instansi pemberantasan korupsi dapat dipidanakan.

"Karena di Hongkong dan Prancis pembocor penyadapan juga pidana. Dengan demikian KPK bersih-bersih semua. Sehingga kredibilitas KPK bisa lebih baik. Tidak terganggu permainan dari pihak luar," kata Muzammil.

Sebelumnya, Abraham menuding ada upaya untuk melakukan kudeta terhadap dirinya. Modusnya, ia mencurigai, ada pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja mengarahkan pelaku pembocor surat perintah penyidikan (sprindik) Anas Urbaningrum kepada dirinya.

"Kebocoran sprindik adalah skenario untuk menjatuhkan dan membungkam saya dari KPK," kata Abraham dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/3). [JJ/Okz/bsb]

1 comment:

Powered by Blogger.