Header Ads

Aksi Bela Islam

Anis Matta Ungkap Kunci Sukses PKS Melesat di Jabar dan Sumut

Kompas (8/3) mengakui, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tiba-tiba melesat dalam pertarungan pemilihan kepala daerah di Jawa Barat dan Sumatera Utara meskipun banyak prediksi yang menyebut PKS akan babak belur setelah kasus LHI.

Dua pasangan calon yang diajukan PKS, yakni Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar di Jabar dan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry di Sumut, mendapat perolehan suara terbanyak. Apa rahasia PKS bangkit dari masalah?

Presiden PKS Anis Matta mengungkapkan, kunci kebangkitan partainya terletak pada kemampuan mental para kadernya. Mental para kader itu disebut Bung Anis layaknya logo sepatu olahraga "Nike".

"Kami terinsipirasi Nike. Kami bisa terpeleset suatu waktu, tapi kami harus punya cara naik. Grafik Nike kami coba ikuti dengan penanganan manajemen turn around, bagaimana kami memutarbalikkan arus, kemudian balik bangit dari titik nadir," ucap Bung Anis, Kamis (7/3) malam.

Selain itu, untuk membangun mentalitas para kader PKS, Bung Anis mengaku dirinya kerap mendatangi kader di daerah. Saat berkunjung ke daerah itu, dia memberikan pandangan bahwa para kader harus mengakui kesalahan dalam kasus sebelumnya kepada masyarakat.

"Kami bicarakan ke masyarakat bahwa kami ini manusia bisa punya salah, tapi tidak berarti tidak punya cara memperbaiki diri. Satu masalah jangan digeneralisir di tempat lain, bicara apa adanya dengan jujur. Masyarakat akan menangkap masalah ini dengan lebih dewasa," kata Bung Anis.

Bung Anis melihat, dengan adanya dua kemenangan di Jawa Barat dan Sumatera Utara itu, PKS semakin percaya diri lantaran memiliki modal kuat di Pemilu 2014 mendatang. "Setelah dua kemenangan itu, partai kami siap untuk take off," ucap mantan Wakil Ketua DPR ini.

Bung Anis menuturkan, kemenangan Gatot-Tengku Erry di Sumatera Utara ini membuat tafsir yang baik bagi PKS. Pasalnya, Sumatera Utara berbeda karakteristik masyarakatnya dibandingkan Jawa Barat. Sumatera Utara, ucap Bung Anis, terkenal heterogen, baik dari sisi agama maupun suku.

"Saya katakan bahwa ini kemenangan di tengah masyarakat plural. Sumut adalah Indonesia kecil, bisa menang di sana alhamdulillah. Artinya, PKS diterima dalam masyarakat plural, insya Allah, ke depan, partai kami diterima dalam masyarakat plural yang lebih luas lagi," ucap Anis Matta.

Hasil akhir quick count pilkada Sumut menunjukkan, Gatot – Tengku Erry unggul dengan perolehan di atas 32 persen. Menurut hasil akhir quick count Indo Barometer, pasangan nomor 5 itu unggul dengan 32,87 persen. Sedangkan menurut hasil akhir quick count Lingkaran Survei Indonesia, pasangan yang diusung PKS itu unggul dengan 32,14 persen. [JJ/Kmp/bsb]

No comments

Powered by Blogger.