Header Ads

Aksi Bela Islam

Din Syamsuddin Tantang Polri Buktikan Video Densus 88


Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin meminta Mabes Polri untuk tidak berapologi dalam menyikapi peredaran video kekerasan Densus 88 saat menangani terorisme. Din menantang Polri untuk membuktikan jika masih menganggap video itu rekayasa.

"Video itu jelas asli tidak direkayasa. Kalau tidak percaya mari kita buktikan. Undang para ahli. Jelas ada Densus di dalamnya. Kecuali ada yang meminjam baju Densus," ujar Din di Yogyakarta, Selasa (19/3).

Seperti dilansir Republika, Din meminta Mabes Polri tidak menutup-nutupi hal tersebut dan mengusut serta menindak tegas pelaku yang ada. Din menambahkan, penanganan masalah tersebut bukan terletak pada pembubaran Densus 88, melainkan mengubah pendekatannya.

"Harus ganti pendekatan memerangi terorisme. Teroris musuh bersama tetapi jangan diberantas melalui teror juga. Itu justru akan melestarikan teror. Harus ada pendekatan lain," tegas ulama kelahiran 31 Agustus 1958.

Sebelumnya, pihak kepolisian membantah sebuah video yang dimiliki MUI dan Muhammadiyah sebagai bukti kekerasan oknum Densus 88. Menurut Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Musthofa B. Nahrawardaya, MUI dan Muhammadiyah masih memiliki 5 video lain yang bisa dijadikan sebagai alat bukti. [AM/Rpb/bsb]

1 comment:

  1. Densus seharusnya menyelidiki dan mencari para koruptor, koruptor bisa menhancurkan bangsa dan negara, lihat negara singapura dan malaysia ngak ada terornya, kerana kehidupan ekonomi sangat baik, dan koruptor ngak separah Indonesia.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.