Header Ads

Aksi Bela Islam

Berita Ledakan Gedung Putih Ganggu Pasar Modal, FBI Turun Tangan


Nilai saham industri S&P dan Dow Jones menurun tajam menyusul berita terlukanya Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akibat ledakan di Gedung Putih.

Berita itu dikeluarkan oleh Associated Press (AP) melalui akun twitternya, Rabu (24/4) dini hari. Namun kemudian diketahui bahwa berita itu palsu, dikirim oleh hacker yang berhasil meretas akun media internasional itu.

Segera setelah diretas, Twitter menutup akun AP untuk sementara setelah klarifikasi dari akun Humas AP (@AP_CorpCom) bahwa akun @AP telah diretas.

Juru bicara AP, Paul Colford, mengatakan kepada Reuters bahwa twit yang mengabarkan tentang dua ledakan di Gedung Putih dan melukai Presiden Barack Obama itu adalah kabar yang tidak benar.

Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, juga telah mengkonfirmasi kepada wartawan bahwa Obama dalam kondisi baik-baik saja.

Kini, FBI sedang menyelidiki cara para peretas bisa mengirimkan twit palsu menggunakan akun kantor berita Associated Press tersebut. [IK/Ant]

No comments

Powered by Blogger.