Header Ads

Aksi Bela Islam

PKS Gresik Gelar Kontrak Politik Cinta-Kerja-Harmoni di Tengah Car Free Day


Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Gresik mendaftarkan calegnya ke KPUD Gresik, Ahad (21/4). Sebelum berangkat ke KPUD, PKS menggelar kontrak politik Cinta-kerja-Harmoni yang ditandatangani para caleg di tengah-tengah Car Free Day edisi spesial Hari Kartini.

Bertema “Caleg & Aleg PKS Cinta Rakyat” penandatanganan kontrak politik itu dilakukan di dalam konfigurasi puluhan kader yang membentuk lambang cinta. “Penandatanganan kontrak politik di dalam lingkaran cinta ini memberi makna kepada kita bahwa sesuai dengan tagline-nya, PKS siap mengemban amanah masyarakat dalam memajukan bangsa dengan cinta, kerja dan harmoni,” kata Ketua DPD PKS Gresik Adi Wisnugraha.

Kontrak politik caleg PKS berisi 3 plus 3 poin. 3 poin pertama terkait dengan tanggungjawab terhadap masyarakat dan bangsa yang dirumuskan dalam cinta, kerja, harmoni. Pertama, menerapkan strategi politik berbasis cinta rakyat dan tidak melakukan strategi politik kasar atau kerja politik saling jegal melalui pembunuhan karakter, kampanye hitam, hingga politik uang. Kedua, senantiasa bekerja keras untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat serta menjunjung hubungan kemanusiaan yang saling mengayomi dan menganut fatsun politik yang beretika. Ketiga, Mewujudkan harmoni di tengah pluralism pandangan, kelompok, golongan, partai dan agama.

Para caleg PKS Gresik
Sedangan 3 poin berikutnya adalah komitmen untuk mentaati hukum yang berlaku, kebijakan partai, dan kesiapan menerima sanksi jika melanggar kontrak politik tersebut.

Lebih lanjut Adi mengatakan bahwa PKS Gresik mendaftarkan 48 caleg DPRD II untuk 7 dapil di seluruh kabupaten Gresik, terdiri dari 21 caleg perempuan dan 27 caleg laki-laki. Bukan hanya memenuhi syarat keterwakilan 30 persen caleg perempuan, partai bernomor urut 3 itu bahkan menempatkan sejumlah caleg perempuan di nomor urut satu.

“Di PKS, perempuan sangat dimuliakan. Salah satu buktinya, kita menempatkan caleg perempuan di nomor urut satu pada tiga dapil,” tambah Adi. Tiga caleg perempuan nomor urut satu yang dimaksud Adi adalah Ummu Kulsum di Dapil Gresik 2, Aziatul Husna di Dapil Gresik 3, dan Wiwin Suryaningsih di Dapil Gresik 5.

Alasan lain mengapa PKS Gresik sampai menempatkan 44 persen caleg perempuan adalah karena banyak pemilih perempuan. “Dengan banyaknya caleg perempuan, kita berharap dapat menampung lebih banyak aspirasi dari kaum perempuan,” tambah Adi.

Di Car Free Day jalan Kartini itu PKS juga menggelar sejumlah acara lainnya. Diantaranya layanan cek gula darah gratis, konsultasi kesehatan bersama dokter spesialis, dan pembagian 3.333 bunga..

Di KPUD, selain menyerahkan berkas caleg, PKS juga membagikan bunga kepada anggota dan staf KPUD. [Hms/PKSGrs]

1 comment:

  1. kreatif! jadikan politik penuh cinta, jargon yg umum tapi mengena di masyarakat

    ReplyDelete

Powered by Blogger.