Poros Syiah – Israel Mulai Terungkap


Selama ini media selalu memberitakan Israel dan Suriah terlibat permusuhan. Dalam dua tahun terakhir pasca revolusi Suriah, entitas Zionis itu dikabarkan memusuhi rezim Basyar Asad. Bahkan, tidak sedikit media yang memberitakan Suriah dan Israel saling serang.

Namun, poros Syiah – Israel mulai terungkap, baru-baru ini. Perdana Menteri Israel Benjamen Netanyahu mengungkap sendiri koalisinya dengan Basyar Asad. Netanyahu menyatakan akan melakukan kampanye rehabilisasi nama baik Asad di Eropa dan Amerika. Bahkan, ia tak segan-segan untuk membantu Asad "menumpas" pejuang koalisi Suriah.

“Kami resah terhadap senjata berkualitas yang bisa jadi akan mengubah perimbangan kekuatan di Timur Tengah yang jatuh di tangan kelompok ‘teroris’. Kami akan halangi hal itu. Senjata utama yang meresahkan kami adalah senjata yang benar-benar ada di Suriah, senjata anti rudal, anti pesawat tempur, senjata kimia, senjata lain berbahaya yang bisa. Ini bisa mengubah perimbangan di kancah dunia internasional. Karena itu, jika jatuh ke tangan teroris akan berbahaya dan ini menjadi perhatian dunia internasional," kata Netanyahu seperti disiarkan Radio Israel dan dikutip InfoPalestina, Selasa (23/4).

Seperti diketahui, Basyar Asad adalah seorang penganut Syiah yang hingga kini terus membantai rakyat Suriah, terutama dari kalangan Sunni. Asad sudah meminta bantuan pasukan milisi Syiah Hizbullah dalam dua tahap, disambut gerakan Syiah itu dengan mengirimkan ribuan pasukan bersenjatanya. Asad juga menerima bantuan negara Syiah Iran.

Hubungan Israel – Syiah diyakini terjalin dekat karena entitas Zionis itu juga adalah entitas Yahudi penjajah. Menurut para ulama dan sejarawan, pendiri Syiah Abdullah bin Saba' adalah seorang rabbi Yahudi yang pura-pura masuk Islam untuk menyulut pemberontakan. Para ulama juga menyimpulkan, lahirnya Syiah adalah agenda Yahudi untuk menghancurkan Islam dari dalam. Karenanya, meskipun media juga kerap memberitakan konflik Iran vs Israel, kedua negara itu tidak akan pernah berperang karena keduanya adalah sekutu dalam poros Syiah - Israel. [IK/IP/bsb]
Powered by Blogger.