Header Ads

Aksi Bela Islam

Aktifitas Mubaligh Ahmadiyah dari Luar Kota Picu Perusakan Masjid di Tulungagung


Sebuah masjid milik Ahmadiyah di Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Tulungagung dirusak massa, Kamis (16/5) sekitar pukul 21.30. Pengrusakan yang menyebabkan kaca-kaca masjid pecah itu dipicu oleh datangnya seorang pemuda mubaligh Ahmadiyah yang meresahkan warga.

Menurut PJ Kepala Desa Pakel Lamini, insiden penyerangan itu dipicu oleh datangnya seorang tamu bernama Rizal Fazli Mubarak di rumah Ketua Ahmadiyah Tulungagung yang lokasinya dekat dengan masjid. Tamu yang diketahui merupakan muballigh Ahamadiyah dari Bogor itu menginap selama 4 hari tanpa meminta ijin ke warga maupun melapor RT dan RW setempat.

"Tamu tersebut menginap dan salat di masjid. Kedatangan tamu itu membuat warga resah," kata Lamini.

Takut ajaran Ahmadiyah berkembang di desanya, warga kemudian melaporkan adanya tamu tersebut ke kepala desa. Setelah itu, perangkat desa melakukan mediasi dengan Jakfar.

Namun, tambah Lamini, mediasi tersebut tidak menemukan hasil, karena saat ditanya siapa yang bertanggungjawab dengan masjid yang berada di dekat rumahnya, Jakfar menjawab tidak tahu. Padahal, Jafar sudah sepakat menghentikan aktivitas di masjidnya sejak dua tahun lalu.

Karena kesal dengan jawaban tersebut serta khawatir bangkitnya aktifitas Ahmadiyah, warga pun akhirnya melakukan pengrusakan dengan melempari masjid dengan batu. Akibatnya, sejumlah kaca pecah dan bangunan rusak. Menurut saksi mata, massa yang beraksi jumlahnya banyak. “Mungkin ratusan orang. Suasana gelap," ujar Sarijan, Ketua RT. [IK/Dtk/Trb]

No comments

Powered by Blogger.