Header Ads

Aksi Bela Islam

‘Dukung Densus 88, Ahok Harus Diwaspadai’


Umat Islam harus terus waspada dan memonitor tiap manuver si Ahok. Demikian kesimpulan Direktur The Community Islamic Ideologycal Analysis, Harits Abu Ulya, menyikapi dukungan Jokowi dan Ahok terhadap keberadaan Densus 88.

Harits menilai, dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu merupakan cara keduanya untuk terus merebut simpati media. Hal itu membuat Ahok menjadi buta untuk terus menaikkan popularitasnya dengan cara apapun dan membuatnya semakin arogan.

“Jadi variabel ini yang membuat Ahok ‘buta’ menjadi sosok arogan, apriori dan tidak bisa mengontrol ucapan-ucapannya, hanya karena yakin media masih berpihak kepada dirinya,” tegas Harits, Jum’at (24/5), seperti dikutip Islampos.

Dukungan Jokowi dan Ahok kepada Densus 88 bukan sebuah sikap yang berangkat dari pemahaman yang holistik terhadap isu terorisme di Indonesia dan penangannannya.

Ahok dinilai meremehkan kajian Komnas HAM dan elemen-elemen umat Islam, khusunya para tokoh-tokohnya yang bersikap tegas dan rasional untuk mendorong dilakukannya evaluasi total kinerja dan anggaran Densus 88 serta BNPT.

“Jangan salah kalau kemudian masyarakat memvonis Ahok telah membuat permusuhan terhadap Islam dan umatnya. Dan apa yang ada dalam dada Ahok permusuhannya lebih besar lagi,” tambahnya.[IK/Isp]

13 comments:

  1. Yang harus diwaspadai bilamana Jokowi dan Ahok menudukung aksi terorisme di Indonesia.
    Bila mendukung Densus 88 yang notabene di beri tugas untuk memberantas terorisme di Indonesia, apa yang harus di waspadai?????
    Terlepas dari salah atau tidaknya dalam operasionalnya Densus 88, karena itu bukan tugas Jokowi Ahok.
    Coba tolong tanyakan ke seluruh rakyat Indonesia, lebih mendukung terorisme atau anti terorisme...

    Think positive,
    Then you will know what is the meaning of Ahok said...

    ReplyDelete
  2. betul tuh,,,,, aku pun islam tapi NO TERORIS jangan hanya simbolnya aja mari kaum islam yang cinta keamanan dan kharmonisan kita bersatu,,,,,,, jangan asal bunuh aja sekarang kan semua dah bisa internet lihat donk antara islam d mekah dan islam siah d iran mesir irag mana islam yang cinta damai d YOU TUBE BANYAK KOK

    ReplyDelete
  3. nih adminnya suka banget seeing from negative point of views, terutama ttg ahok..
    gak suka bgt sih sama yg non-muslim brur..
    kapan mau maju nih negara..
    -_-"

    ReplyDelete
  4. Saya juga mendukung Densus 88, harusnya masyarakat Muslim dukung Densus 88 untuk memberantas teroris. Teroris mencoreng agama Islam, ujung ujung kalau ada bom yg mati juga orang2 Muslim juga yg nggak bersalah

    ReplyDelete
  5. korupsi lebih bahaya dari teroris, teroris memakan korban hanya segelintir, tapi dg seorang pelaku korupsi bangsa dan negara menjadi hancur, seharusnya densus menyelidiki dan mencari para koruptor, teror hanya sebagian dari ketidak puasan dan ketidak adilan yg diberikan pada raknyat

    ReplyDelete
  6. hadeuuuhhh..
    ini majalah malah jadi masalah...
    bikin gosip yang belum jelas bikin mumet....
    hidup pilihan...
    hidup perlu bekerja keras...
    hidup yang baik pasti banyak resiko...
    makin banyak kompetitor makin banyak belajar untuk lebih kuat...
    yang penting terus berusaha menjaga dan melihat nilai-nlai islam dan agama lain, karena agama yang benar adalah agama yang tidak merugikan orang lain.........

    ReplyDelete
  7. Yang Benci sama Densus 88 itu Hanya Anggota FPI .Maaf saya orang islam tpi tidak segitunya kalii.^^Rosululloh tdak mengajarkan sperti itu..

    ReplyDelete
  8. yoii..alangkah bagusnya para koruptor dihukum sama seperti teroris..biar pada jera tuh koruptor2nya..

    ReplyDelete
  9. Memonitor setiap tindakan ahok. Kepo dong..

    ReplyDelete
  10. Ya, Akhi... Jokowi dan Ahok telah menjadi pemimpin Jakarta. Itu fakta yang tak terbantahkan. Tiap-tiap insan memiliki kepentingan. Itu juga fakta yang tak terbantahkan. Alangkah semakin mulianya para saudaraku yang berwawasan Islam merangkul Jokowi. Bantulah saudara kita itu agar bisa memimpin provinsi ini dengan Islami. Pun begitu dengan Ahok. Dekati dengan hati. Mari kita doakan Ahok agar mendapat hidayah. Bagaimanapun Islam membutuhkan pemimpin yang tegas dan percaya diri.
    Yang jelas, dari sekumpulan perampok tidak akan muncul pemimpin yang alim. Sebaliknya, sekumpulan orang alim tidak akan memilih pemimpin yang bahlul. Yuk, introspeksi...!

    ReplyDelete
  11. Densus selama ini selalu salah sasaran.
    Tidak ada yg mendukung terorisme, tapi boleh saja seseorang atau kelompok membekali dirinya dengan kemampuan brigade jihad/tempur ya toh.. Apa salahnya.. Apalagi cuma berlatih agar siap membantu saudara-saudara di Palestine, Afganistan, Rohingya, Moro, Fatani, Mesir, Syiria, dsb.

    ReplyDelete
  12. Saya Muslim tapi sy bisa memahami pola pikir Ahok,, ahok bukan org agamis bahkan dia pun bicara keras dengan orang yg seiman dengannya. Penulis nggak perlu menggiring pembaca untuk membenci Ahok, menurut sy Ahok orang yg logis dan tidak perlu keberadaanya dipojokkan dengan alasan ideologis.

    Buka pikiran anda bung,,,

    ReplyDelete
  13. Rakyat sebaiknya "berdikari". <= silahkan pahami kalimat tersebut dan kata "berdikari".

    ReplyDelete

Powered by Blogger.