Header Ads

Aksi Bela Islam

Google Akui Negara Palestina, Israel Marah


Google mengubah judul halaman edisi Palestina mereka dari "Wilayah Palestina" menjadi "Palestina." Perubahan google.ps itu dilakukan menyusul pengakuan PBB atas Palestina sebagai negara berdaulat dan meningkatkan statusnya menjadi negara pengamat di PBB.

"Kami mengubah nama Wilayah Palestina menjadi Palestina di semua produk kami. Kami telah berkonsultasi dengan sejumlah sumber dan pihak yang berwenang ketika menamai sebuah negara,” kata juru bicara Google Nathan Tyler, Jum’at (3/5).

"Dalam kasus ini kami mengikuti langkah PBB, ISO (International Organisation for Standardisation) dan organisasi-organisasi internasional lainnya," tambahnya.

Palestina menyambut baik langkah Google tersebut. Sebaliknya, entitas Zionis Israel dilaporkan marah atas apa yang telah dilakukan Google.
Perubahan versi Arab

Pemerintah Israel, pada hari yang sama, mempertanyakan keputusan Google mengganti istilah "Palestinian Territories" dengan hanya "Palestina" di halaman google.ps versi Inggris dan “Al Ardhu Al Filistin” menjadi “Filistin” pada versi Arab tersebut. Kementerian Luar Negeri Israel menyentil bagaimana mungkin Google yang swasta bisa ikut campur masalah politik internasional.

"Perubahan ini menimbulkan pertanyaan tentang alasan di balik keterlibatan yang sangat mengejutkan dari sebuah perusahaan internet swasta ke dalam dunia politik internasional, dan berada di sisi yang kontroversial," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Yigal Palmor. [IK/Bbc/bsb]

4 comments:

  1. GREAT!!!!
    ayo dukung PALESTINA

    ReplyDelete
  2. Klo untuk palestina "MERDEKA atau SYAHID"

    ReplyDelete
  3. apa alasannya untuk dukung palestina broo...
    lho orang palestina yach... wkwkwkkkk ;D

    ReplyDelete
  4. Kenapa kita dukung Palestina? salah satunya karena disitu ada Masjid Al-Aqsha itulah qiblat pertama ummat Islam, gitu broo...!

    ReplyDelete

Powered by Blogger.