Header Ads

Kecele, KPK Urung Sita Kotak Sepatu LHI


Mungkin ini untuk pertama kalinya penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kecele saat 'memburu' alat bukti. Kendati sudah mempersiapkan berita acara penyitaan, penyidik KPK urung menyita deposit box milik Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) di Bank Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Pasalnya, alih-alih berisi barang berharga, deposit box tersebut ternyata berisi kotak sepatu.

Kuasa hukum LHI Mohammad Assegaf menyampaikan, sebelumnya KPK menerima informasi bahwa LHI memiliki deposit box di Bank Mandiri pusat. Karena itu usai pemeriksaan LHI, Selasa (30/4) lalu, tim penyidik KPK mengajak LHI ke Bank Mandiri untuk membuka deposit box tersebut.

“Bahkan KPK sudah mempersiapkan berita acara penyitaan. KPK juga menyiapkan mobil khusus untuk membawa barang sitaan itu,” kata Assegaf, Rabu (5/1) di Jakarta.

LHI sendiri, menurut Assegaf, lupa kalau memiliki deposit box di Bank Mandiri. Dia juga tidak tahu isi deposit box tersebut. Karena sejak pertama kali menggunakannya tahun 2005, dia tidak pernah menjamahnya lagi.

Ketika dibuka dalam deposit box itu ternyata berisi sebuah kotak sepatu berwarna putih dengan tulisan VINCCI di bagian depan kotak. Dalam kotak sepatu itu hanya berisi amplop kosong Bank Mandiri, amplop kosong bank HSBC, amplop kosong bertuliskan cek multiguna Bank BNI, serta laporan rekening HSBC atas nama Luthfi Hasan Ishaaq.

Karena tidak jadi disita KPK, kotak tersebut kemudian dibawa oleh tim hukum LHI yang saat itu mendampinginya ke Bank Mandiri.

Seperti terekam di media sosial, sebagian masyarakat menilai wajar KPK kecele karena LHI tidak bersalah sehingga tidak akan ada alat bukti yang bisa ditemukan. Rekaman pembincaraan LHI – Mentan yang pernah disebut-sebut pada Februari lalu pun akhirnya diralat bahwa KPK tidak memiliki rekaman tersebut. [JJ/Trb/Dkw/bsb]
Powered by Blogger.