Header Ads

Aksi Bela Islam

HTI Minta Pemerintah dan Militer Serahkan Kekuasaan untuk Khilafah


Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meminta pemerintah dan militer menyerahkan kekuasaan untuk khilafah sebagaimana dulu kaum anshar di Madinah menyerahkan kekuasaan kepada Rasulullah. Demikian disampaikan pada Muktamar Khilafah 2013 di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Ahad (2/6).

"Para jenderal dan perwira, jadilah anshar kedua dalam penegakan khilafah Islamiyah," kata Ketua DPP HTI Rochmat S Labib di hadapan sekitar 100 ribu massa di GBK.

Direktur Kantor Media Pusat (CMO) Hizbut Tahrir Otsman Bakhash juga menyerukan hal yang sama. Ia mengajak para panglima militer negeri-negeri kaum Muslimin untuk menegakkan khilafah.

“Para panglima militer di negeri kaum Muslimin mari berjuang bersama Hizbut Tahrir menuju Khilafah Islamiyah!” serunya.

Sebelumnya, dalam tulisan di laman resmi HTI berjudul "Khilafah, Makin Dekat" Rochmat menyatakan berdirinya khilafah tinggal selangkah lagi, yakni penyerahan kekuasaan dari Ahlul Quwwah kepada Hizbut Tahrir. Menurutnya, dalam konteks sekarang, Ahlul Quwwah itu adalah para jenderal dan perwira militer. [IK/Lst]

49 comments:

  1. Ooooh harus HTI toh yang pegang khilafah? Maaf, tapi pernyataan Rochmat "berdirinya khilafah tinggal selangkah lagi, yakni penyerahan kekuasaan dari Ahlul Quwwah kepada Hizbut Tahrir" apa tidak termasuk kudeta halus ya?

    ReplyDelete
  2. HTI menyamakan diri seperti Rasululloh SAW, jauh bangetlah mas bro...

    ReplyDelete
  3. Konyol, panglima TNI menyerahkan kekuasaan kepada khalifah? Khalifahnya aja belom ada.

    Ini mah ngayal wae lah

    ReplyDelete
  4. satu langkah maknanya apa ya. apa perlu penafsiran lagi? tapi kan gak mungkin mengingat khilafah hanya bisa terbentuk jika khususnya ahlak sebagian besar masyarakat sudah islami. kalau keadaan sekarang gak mungkinlah yau.

    ReplyDelete
  5. Klo udah di serahin, terus pemerintahannya mo diapain, siapa yang ngendaliinnya, sdh siap belum SDM nya

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Ahlak Suatu Bangsa Akan terbentuk dalam sistem yang bersih,
    kalo sudah diserahkan maka undang undangnya akan diganti dengan Syariah Islam dan di Bentuk Sistem Pemerintahannya Khilafah, Kholifah Yang Ngendaliinnya, Kesiapan SDMnya Sudah dibentuk Dalam HALqoh2 rutin Mingguan
    Masyarakat Madina menyerahkan kekuasaan ketika nabi belum jadi pemimpin dimadinah
    Bukankah Contoh tauladan kita harus Nabi SAW, Dan sebisa mungkin kita bisa menjadi apa yang kita teladani.... apa yang terjadi bila sebuah Harokah Fikroh dan Thorikonya ga sejalan..


    ReplyDelete
  8. wong utk jabatan RT aja rebutan, apalagi khalifah, bro...jangan mimpi kekuasaan bisa kita dapat dari limpahan orang lain, berjuang bro...

    ReplyDelete
  9. Menyerahkan kekuasaan?

    Wwkk..kk.... are you kidding my bro?

    ReplyDelete
  10. sembarangan , khilafahe sopo, sing memperjuangkan sopo? enak wae hanya mau di rebut seenaknya oleh sebagian kecillll golongan islam di indonesia , kabur saja HTI sana dari indonesia

    Dasar HTI Paijo .. hanya akan bikin kisruh indonesia ... pergiiii kauuu

    ReplyDelete
  11. Saya bukan anggota HTI tapi saya muslim. Kalau para pembuat komentar di atas adalah jg muslim, sy menganjurkan utk tdk saling menghujat atau memaki, krn itu hanya membuat senang musuh2 Islam. Mnrt sy pernyataan HTI itu msh wacana, tdk perlu di respon berlebihan. Yg perlu diprihatinkan justru banyak negara kaum muslimin yang diambil alih kekuasaannya secara halus oleh musuh2 Islam dengan menaikkan para presiden/wapres "boneka" yang menjalankan kepentingan musuh2 Islam. Marilah mensyiarkan Islam di tempat kita masing2.

    ReplyDelete
  12. wah, ya ndak bisa dong kalo harus diserahkan kekuasaannya kemudian baru membentuk undang2 baru.
    Ya mestinya yg mau bikin ke-khalifahan bikinlah rancangan konstitusi baru, tawarkan, kampanyekan, biar org2 tau apa hebatnya khilafah. Sampe sekarang blm ada tuh rancangan konstitusi khalifah dr HTI. Nol besar

    ReplyDelete
  13. bukan masalah Islam atau tidak nya mas.
    Ingat mas Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama, bukan hanya 1 agama.
    dan juga harap direnungkan negara mana pun jika seluruh penduduk nya menjiwai agama nya dengan tingkah laku sesuai yang di ajarkan agamanya maka negera itu akan tumbuh dengan kabaikan dan keseimbangan, sebab tidak ada satu agama pun yang membawa keburukan.
    apa gunanya agama ada jika dengan agama semua makhluk Tuhan menjadi kelompok kelompok yang saling berebut kemenangan, apakah dengan adanya agama manusia menjadi lebih keras dan ingin memenangkan sesuatu?? Agama muncul untuk membenarkan, agama muncul sebagai tatanan hidup pribadi masing masing orang yang menciptkan kedamaian ke banyak orang... bukan kan agama ada untuk membawa manusia ke jalan yang benar bukan malah menghakimi orang yang bersalah??

    ReplyDelete
  14. Biarkan saja anjing menggonggong khafilah berlalu.

    ReplyDelete
  15. Tunggu...tunggu...Indonesia kan negara berlandaskan Pancasila, kl udah mwdiganti jd khilafah ya udah ga sesuai dgn dasar negara dong..Lagian sjk kpn nih Indonesia negara Islam? Ada 6 agama yg diakui mas broo...

    ReplyDelete
  16. Dasar org2 berpikiran sempit...
    Kenapa gk pernah sekalipun berpikir utk menciptakan kedamaian & ketentraman bagi sesama???

    Heran sy...apakah anda semua bisa jamin kl Negara diambil alih oleh suatu agama/kelompok bakal lebih baik dr sebelumnya?
    Justru saat anda berkeinginan/memaksa utk mengambil alih, anda lah yg menciptakan perpecahan bangsa ini.

    Cermin dulu sebelum berpikir, berpendapat & bertindak

    ReplyDelete
  17. mau menegakkan khilafah katanya,lah negara arab aja gak ada yang pke sistem khilafah..
    mimpi di siang bolong!!!!
    khilafah udah punah bersama komunisme,sosialis(menuju kepunahan)monarki.dll,sekarang eranya
    demokrasi,liberalisme,kapitalisme...

    ReplyDelete
  18. Semangat yang salah kaprah......kasihan sekali. Ketimbang ribut dan repot berhalusinasi mendirikan khilafah lebih baik berdakwah terhadap diri sendiri dulu, belajar Al-Qur`an yang benar. Cari tahu apa makna sejati khalifah Allah yang ada di Al-Qur`an itu, bukankah Al-Qur`an punya banyak lapis makna ??

    Lebih penting menjadikan Indonesia ini negara yang rakyatnya Islami ketimbang punya negara Islam.

    ReplyDelete
  19. ahlul quwwah? ente kira satu negara isinya jendral doang bos?

    ReplyDelete
  20. Haahahahahahahahahaha... ane baca komentar2 dimari.. 95% gak setuju NKRI jadi negara Khilafah... :D
    Udahlah berselow ria aja menikmati 'indahnya keberagaman' negeri ini.. gausah pake khilafah2an.. apalagi HTI.. yang gak tau juntrung2annya, tau2 ntar kalo udah berkuasa, jadi model ky PKS.. yang SDM ny koplak2..lagian ini bukan Negara islam bro.. udahlah bagus HTI bubar aja daripd kebanyakan ngimpi.. yang gak ngedukung lebih banyak daripd yg ngedukung. :D

    ReplyDelete
  21. Papua, Maluku, NTT, NTB, BALI, JOGJA, SIap lepas ...

    ReplyDelete
  22. Menyerahkan kekuasaan untuk khilafah? Lha yang jadi kandidat Khalifahnya siapa? Ketua HTI? Haha.... kasihan, buang-buang duit untuk mimpi kosong ...

    ReplyDelete
  23. Jadi pertanyaan besar, seberapakah kemampuan kapasitas hizbiyyin dalam memimpin ummat? Kalau memunculkan leader sebaik sultan Brunei saja belum mampu, apalagi memunculkan khalifah yg kriterianya selangit?! Masraa ud dustuur (UUD) harus dibarengi "know how" mengendalikan situasi di lapangan..minimal pendekatan teknis yg bijak terhadap masyarakat. Termasuk gimana secara riil (gak cuma teori) mengelola hubungan dg ummat, mengelola aset negara, sistem administrasi, hubungan luar negri, pemerataan fasilitas publik, dsb. Kalau thd ulama besar lokal saja masih suka berselisih, pendekatan thd ummat jg blm pake hati, gimana mau dapat dukungan dari ummat??? Itu baru thd muslim..belum yg lain2nya...
    Khilafah is okay, tapi harap jangan bebal untuk belajar/minta pendapat dari ulama yg lebih berilmu....

    ReplyDelete
  24. Yang lain untuk bisa berkuasa mengerahkan segala kemampuan. Yang ini minta 'Sini serahkan ke kami biar kami yang jadi penguasanya'.

    Kalau cuman begitu nenek2 bunting juga bisa.

    ReplyDelete
  25. haduuhhh,,khayalan tinggi,,,klo sampe khilafah ditegakaan,....indonesia bakal pecah jadi 2...yang satu miskin,melarat,konflik perang,indonesia yang satunya lagi makmur,merdeka,aman,tentram,damai.....

    liat aja tuh negara2 miskin didunia,sebagian besar dasar pemerintahannya apa??....wkkwwkwkkwwk
    bahlul semua ente fada

    ReplyDelete
  26. MINTA? NGIMPI ! ! !
    MENTAL KOQ MENTAL PENGEMIS...
    DULU PEJUANG MELAWAN PENAJAJAH PAKE PERANG, SEMANGAT, BERJUANG, DLL..
    LHA KOQ INI "MINTA"...
    SALAH MINUM BAYGON YA ? ?

    ReplyDelete
  27. saya bukan anggota, saya muslim. saya ada di Indonesia saya hidup disini, maka saya harus ikut aturan Indonesia selagi tidak sesat. kalo gag mau ikut aturan pergi aja dari indonesia. bukankah begitu??

    saya hidup di indonesia, indonesia milik Allah, maka saya wajib mematuhi hukum Allah secara kaffah menyeluruh menurut ayat Allah
    “Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian kepada Islam secara kaffah (menyeluruh), dan janganlah kalian mengikuti jejak-jejak syaithan karena sesungguhnya syaithan adalah musuh besar bagi kalian.” [Al-Baqarah : 208] kalo gag mau ikut hukum Allah ya jangan tinggal didunia milik Allah.. alam semesta juga punya Allah.. jadi tidak ada celah sedikitpun untuk meragukan tegaknya khilafah.. karena ini janji Allah.. janji Nabi..
    ...Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (raja yang dzalim), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja dictator (pemaksa); dan atas kehendak Allah masa itu akan datang; lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah 'ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah itu, beliau diam".[HR. Imam Ahmad]

    :)sudah sangat jelas kan, Allah lah yang berhak mengatur semuanya.. aturan Allah pasti baik untuk semuanya, karena Islam adalah agama yang rahmatan lil 'alamin. bukan rahmat untuk islam saja..

    ReplyDelete
  28. jawabannya orang qurais ketika ditawarkan Islam persis seperti komen2 diatas
    Khilafah janji Allah, ini upaya kami menjemput janji itu
    apa upaya mu

    ReplyDelete
  29. dasar HTI,,,
    gitu ya masih ada yg ngikut,,,
    ya,,
    parah-parah

    ReplyDelete
  30. Tanggal 29 Ooktober 1956 militer di Yordania menawarkan baiat ke Hizbut Tahrir untuk mendirikan kembali Khilafah. Namun Hizbut Tahrir menolak, karena melihat rakyat belum siap.

    Apakah Indonesia siap sekarang ini???

    ReplyDelete
  31. Jangan samakan kalian (HTI) dengan Rasululah dan prajuritnya... kalian beda jauh.. Sluruh dunia menaruh hormat pada Rasululah dan kawan2, tp HTI.. ckck... HTI cm sekedar penghayal akan kekuasaan dan kebanggaan palsu dr imajinasi dan pemikiran dangkal ttg esensi spiritual... Belajar dlu ttg agama dg baik jgn cpt mudah dihasut dan menyimpilkan esensi AlQuran..

    ReplyDelete
  32. sebagai orang yg beriman, maka sudah semestinya kita menjalankan hukum2 Allah. apapun itu bentuknya. tanpa harus memilih yg enak2 saja yg kita kerjakan. sedangkan yg kita rasa gak cocok kita buang(na'u zubillah). wahai orang-orang yg masih memiliki sedikit keimanan di dalam hatinya, cobalah kalian fikir, sudahkah kita bisa menjalankan seluruh perintah Allah dan RasulNya??? kalau blm, sudahkah kalian berusaha utk menjalankanya??? dg cara apa kalian berusaha? cara Rasul, atau cara hawa nafsu kalian??? camkanlah wahai orang yg memiliki akal sehat. ingatlah bahwa apa yg kalian sampaikan ini akan kalian pertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak. takutlah akan azab Allah yg pedih...(ya Allah... jauhkanlah kami dari fitnah orang-orang munafik yg tidak mau menjalankan hukum-hukumMu...Amin)

    ReplyDelete
  33. ini namanya kudeta,,,harus kita iusir dai negara ini,,,HTI jelas2 tidak ada perannya dalam menjunjung kemanusiaan di negara ini kok malah ingin menyerahkan seenaknya....
    hukum Alloh tidak harus berkhilafah,,,ingat Khilafah HTI hanya jualan mengatasnamakan agam sebagai kedok untuk laku,,,,,,

    MERDEKA>>>>>>>

    ReplyDelete
  34. Indonesia tuh bukan Madinah. Apa mau pemerintah dan militer menyerahkan kekuasaannya? Ngaco. Ngaca dong, jangan asal ngomong. Trus nanti HTI yg jadi pemimpinnya? apa mau tuh diluar HTI dipimpin HTI?

    ReplyDelete
  35. Kok komentar g beda jauh dg qunut tidak qunut. Apapun jk itu bersumber dari Islam termasuk perbedaan didalamnya spatutnya kita hormati. Klpun kita tdk stuju dg ide khilafah toh itu dari Islam juga. Milik kita jg.

    ReplyDelete
  36. Sebenarnya kalo kesejahteraan terjamin, rakyat akan membandingkan lebih mana negara Islam Indonesia atau Negara demokrasi Indonesia.

    Saya sih ga bisa bilang bahwa negara dengan syariat Islam itu jelek. Tapi Rakyatnya sendiri belum mengerti dan siap akan konsep negara Islam itu sendiri. Lagipula kita sendiri lupa, perjuangan sarikat Islam, kelompok2 Islam yg memerdekan Indonesia. Negara Indonesia sendiri sudah berdasarkan syariat Islam karena keinginan pejuang2 dulu, namun karena mereka melihat banyak rakyat yg memeluk non Islam dan menghargai perjuangannya maka syariat Islam itu tidak ditekankan. Sehingga Negara yg seharusnya berdasarkan syariat Islam menjadi negara yg berdasarkan Ketuhanan YME

    ReplyDelete
  37. HTI ? ... yang mencaci sesama muslim sebagai kafir jika tidak sepemahaman dengan mereka ?.... saya ragu indonesia aman n tentram jika berada ditangan mereka

    ReplyDelete
  38. kalo pks yang mendapatkan kekuasaan dalam pemerintah di negeri ini masih pantas ...karena sejak awal reformasi telah berjuang nyata bersama komponen bangsa ...melahirkan undang undang dan peraturan daerah melalui ribuan anggota legislatifnya di seluruh indonesia .....menciptakan tata kelola pemerintahan yg bersih dan kesejahteraan rakyat daerah melalui puluhan kepala daerah yg terpilih.....dan jutaan kader yang memiliki kapasitas pendidikan lebih baik serta berbagai kegiatan pendidikan, sosial, budaya dan keagamaan tersebar di seluruh penjuru tanah air .....semoga Allah melindungi pks dan menjaga dari berbagai fitnah dan kesombongan ...amin

    ReplyDelete
  39. Kasihaaaaaan,,, lucuuu..... orang yang bangun rumah,,, eeeh mereka mau ambil begitu aja dali si pemilik rumah.... konyol...

    ReplyDelete
  40. Islam bisa mempersatukan islam sendiri, yahudi, nasrani (terbukti dengan sejarah). Kalau di Indonesia dengan alasan banyak suku2, agama2 dan RAS emang tidak bisa seperti dulu??
    Saya pikir tentu sangat bisa.

    ReplyDelete
  41. HTI sampah negara. belatung2 ini harus segera dibersihkan

    ReplyDelete
  42. Saya Islam, tapi saya pembela Pancasila yg didirikan oleh pendiri bangsa. Kalo ada Islam model begini, lebih baik ke arab saja, pergi jauh-jauh dari tanah Nusantara, atau sebaiknya ke alam lain saja spy tidak mengganggu alam manusia Indonesia..

    ReplyDelete
  43. Enak aje....orang lain yg berjuang mati2an, lo yang mo ja duasanya. berjuang heula atuh,,,,,,!!!

    ReplyDelete
  44. saya cinta NKRI dan saya cina PANCASILA NAMUN SAYA LEBIH CINTA ISLAM

    ReplyDelete
  45. "jaman akhir....yang posting dan yang coment sama saja.....kualitasnya manusia jaman akhir...."

    ReplyDelete
  46. Bukan Kudeta Mas Bro ...... Hanya maksud HTI kalau ingin Indonesia berubah...... maka kembalilah kepada Al Qur'an dan Sunnah. Dalam Al Qur'an dan Sunnah yang terpenting adalah tegaknya kebenaran Allah SWT dan mencegah Kedholiman ( Kemunafikan dan Kekafiran). Karena di Dunia ini tidak ada Hukum yang baik selain Hukum Islam, itu saya yakini dikarenakan Manusia Muslim bersyahadat" Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah" Sebagai penyempurnaan Aklak dan Akidah Manusia, tidak hanya manusia Indonesia saja, namun manusia seluruh dunia. ... Begitu BRO.

    ReplyDelete
  47. statusnya ngawur karena tujuannya menjelekan ormas . menyerahkan bukan berarti meninggalkan tapi turut serta berjuang bersama kepada ajaran yang sudah terbukti benar dalam mengelola negara

    ReplyDelete

Powered by Blogger.