Header Ads

Aksi Bela Islam

Survei Tempo: Publik Nilai Langkah PKS Tolak Kenaikan BBM Sudah Tepat


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus menyatakan menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meskipun sejumlah politisi dari partai lain mencibirnya. Bahkan, spanduk penolakan kenaikan BBM tersebar hingga ke daerah-daerah, dari Jambi hingga pelosok Jawa Timur.

Bagaimana publik menilai sikap PKS tersebut? Ternyata lebih dari 70 persen menilai langkah PKS menolak kenaikan BBM adalah sikap yang tepat. Demikian terungkap dari survei Tempo.co.

Dari pantauan bersamadakwah.com pada pukul 20.10 Wib hari ini (11/6), 73.4 persen responden menyatakan “ya” untuk pertanyaan apakah langkah PKS menolak kenaikan BBM adalah sikap yang tepat. 25.6 persen responden menilai “tidak” sedangkan sisanya, 1 persen, menjawab “tidak tahu.”

Survei digelar mulai tanggal Rabu (5/6) lalu hingga besuk (12/6). Meski belum berakhir, agaknya hasil akhir survei tidak akan banyak berubah mengingat survei sebelumnya tentang setuju atau tidak setuju jika Jokowi turut serta dalam bursa Capres 2014 hasilnya juga tidak mengalami banyak perubahan pada hari terakhir survei digelar. Tempo pun kemudian menurunkan hasilnya dalam laporan berjudul “Publik Setuju Jokowi Nyapres.”
Screen shoot survei tempo.co - 11 Juni 2013 pukul 20.10 Wib

Besarnya suara publik yang menilai langkah PKS menolak kenaikan BBM adalah sikap yang tepat, berbanding lurus dengan banyaknya publik yang menolak kenaikan BBM. Hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) pada 1-10 Mei 2013 di 33 provinsi dengan responden sebanyak 1230 orang secara acak berjenjang multistage random sampling menunjukkan, sebanyak 86,1 persen masyarakat dengan tegas menyatakan tidak setuju dan menolak kenaikan harga BBM. [JJ/Tmp/Rpb]

No comments

Powered by Blogger.