Header Ads

Ternyata Serangan LDII ke Masjid Kampus UIKA Sudah Direncanakan

Serangan massa Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terhadap pengajian mahasiswa di masjid kampus Universitas Ibnu Khaldun (UIKA), Sabtu (15/6) lalu, ternyata telah direncanakan. Hal itu diakui oleh pihak LDII di Bogor.

Guntur Freddy, Ketua DKM Masjid Nurul Iman, komplek DPD LDII Kota Bogor yang ditemui Hidayatullah.com, Senin (17/06), mengatakan, serangan terhadap seminar itu sudah diinstruksikan oleh Ketua PC LDII Tanah Sereal, Iskandar.

Alasannya kata Freddy, acara itu tujuannya untuk memojokkan LDII. Katanya, walaupun seminar diisi oleh mantan LDII, segala hal yang tujuannya untuk memojokan LDII harus dihentikan dengan cara apapun.

"Pokoknya harus distop," kata Freedy yang diwawancarai di komplek DPD LDII Kota Bogor yang berjarak kurang dari satu kilometer dari Kampus UIKA.

MS. Kaban, dosen UIKA yang juga mantan Menteri Kehutanan mengatakan, apapun dalih LDII menyerang tidak dapat dibenarkan.

"Kalau sudah sekali mereka (LDII) begitu, nanti kebiasaan," kata Kaban.

Untuk itu, Kaban akan terus menggalakkan mahasiswanya mengawal proses hukum terhadap LDII.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) selaku penyelenggara kajian dan lima anggotanya menjadi korban penganiayaan akhirnya resmi melaporkan LDII ke Polres Kota Bogor, Senin (17/6).

"Kita laporkan LDII ke polisi karena tindak penganiayaan, pengeroyokan dan perusakan fasilitas umum, serta penodaan agama," kata Ketua Forum Komunikasi Umat Islam (FORKAMI) Bogor, yang mendampingi mahasiswa korban serangan LDII ke Polresta Bogor. [AM/Hdy]
Powered by Blogger.