Header Ads

Dukung Mursi, Ulama Salafi Ditembak Saat Sujud

Seorang ulama Salafi dari Kota ‘Arisy, Semenanjung Sinai, ditembak pahanya ketika dalam posisi sujud saat mengerjakan shalat Ashar, Jumat (5/7) kemarin. Syaikh Ihab Umar yang merupakan pendukung Presiden Muhammad Mursi itu adalah salah seorang korban penembakan dari sekian banyak korban yang berjatuhan pasca kudeta militer.

Untunglah, Syaikh Ihab selamat. Dalam foto yang dilansir Fimadani, Syaikh tampak sabar dan tersenyum.

Tindakan represif militer terhadap demonstran pendukung Presiden Mursi bukan hanya dialami Syaih Ihab. Dalam sebuah yang beredar Sabtu (6/7) terekam penembakan jama’ah shalat di sebuah masjid di Kota Arish. Tampak dalam video berdurasi 6 menit 31 detik itu jama’ah shalat berhamburan setelah mereka ditembaki dalam posisi sujud. Mereka membatalkan shalatnya demi menyelematkan diri, termasuk orang-orang yang mengenakan kaos bergambar Presiden Mursi.

Setelah suara rentetan tembakan selesai, tampak umat Islam menyerbu ke arah tembakan. Terdengar kemarahan warga atas serangan itu, tetapi kemudian datang jet-jet (helikopter) berputar-putar di atas mereka sejak menit ke 5:30.

Belum ada konfirmasi apakah Syaikh Ihab tertembak pada insiden yang terekam dalam video ini atau di tempat yang berbeda.


Powered by Blogger.