Header Ads

Mursi Dikudeta, Israel dan Syiah Berpesta

Menyusul kudeta militer atas Presiden Mesir Muhammad Mursi, Israel dan rezim syiah diktator di Suriah agaknya merupakan pihak yang paling bergembira.

Koran Maaref Israel menurunkan headline dengan gambar Jenderal Abdel Fattah As Sisi yang tengah menginpeksi pasukan. "Selamat datang kepada As Sisi, pahlawan kami yang telah mengembalikan Mesir dari pangkuan gerakan Islam, untuk kembali kepada pangkuan kami,” tulis koran zionis itu.

Maaref tidak sendirian. Koran itu sekaligus mencerminkan pemerintah dan warga Zionis yang menyambut gembira kudeta militer atas Mursi. Seperti diketahui, pemerintahan Mursi cukup getol membela Palestina dan menyulitkan Israel untuk menjalankan agenda penjajahannya atas Palestina. Ketika negara Zionis itu menyerang Gaza, Nopember 2012, Mursi mengutus perdana menteri Hisham Qandil ke Gaza. Mursi juga memfasilitasi Hamas untuk “menekan” zionis lewat perjanjian di Kairo yang membuat penjajah Yahudi itu memenuhi syarat-syarat yang ditentukan Hamas.

Selain Israel, rezim syiah Bashar Assad di Suriah juga menyambut gembira kudeta militer atas Mursi. Assad menyambut baik pergantian kekuasaan di Mesir sembari mengatakan kudeta atas Mursi adalah pertanda kejatuhan pemikiran yang disebutnya sebagai "Islam Politik".

"Di manapun di dunia ini, siapapun yang menggunakan agama untuk tujuan politik atau keuntungan satu kelompok saja, pasti akan jatuh," ujar Assad seperti dikutip dari situs kantor berita pemerintah Suriah SANA, Kamis (4/7).

Selain bersikap tegas kepada Israel, Mursi juga dikenal tegas kepada rezim Syiah di Suriah yang telah membunuhi rakyat Suriah, terutama dari kalangan ahlus sunnah. Mursi juga terang-terangan menyatakan dukungannya kepada perjuangan jihad rakyat Suriah. [IK/bsb]
Powered by Blogger.