Header Ads

Dituduh Pro Mursi, Penguasa Kudeta Tutup Al Jazeera

Al Jazeera
Kebebasan informasi di Mesir kembali dibungkam. Empat televisi yang selama ini menjadi jendela bagi dunia untuk mengikuti perkembangan Mesir ditutup, Selasa (3/9). Yakni televisi Al Jazeera Mesir, Ahrar 25, Al Yarmuk dan Al Quds.

Pengadilan memerintahkan menutup empat televisi tersebut setelah sehari sebelumnya saluran televisi berhaluan Islam, Al-Hafez, diperintahkan ditutup atas tuduhan "menyulut kebencian" terhadap Kristen Koptik dan "merongrong persatuan nasional".

Dalam menutup Al Jazeera Mubashir Misr, penguasa kudeta Mesir beralasan bahwa stasiun televisi itu berat sebelah dalam laporannya mengenai penggulingan Presiden Muhammad Mursi. Televisi itu meliput berbagai demonstrasi yang digelar oleh Ikhwanul Muslimin dan kelompok anti-kudeta menyusul penggulingan Presdiden Mursi dan pembantaian terhadap ribuan demonstran.

Qatar yang menanggung pendanaan jaringan Al-Jazeera, dituduh sebagai pendukung utama Mursi. [IK/bersamadakwah]
Powered by Blogger.