Header Ads

Aksi Bela Islam

Ketua Partai An Nur Sesali Kebobrokan Pasca Kudeta

Dr Yunus Makhyun
Ketua Umum Partai Salafi An Nur, Dr. Yoenis Makhyun, menyesali kebobrokan yang terjadi pasca kudeta atas Presiden Mesir Dr. Muhammad Mursi. Dalam pidatonya seperti dilansir Islamion, Kamis (5/9), Makhyun menyebutkan sedikitnya tujuh kerugian bagi umat Islam dan rakyat Mesir akibat kudeta.

“Apa yang dulu kita jadikan celaan kepada Presiden Mursi, itulah yang terjadi sekarang dan lebih buruk,” sesal Makhyun dalam pidatonya.

Tujuh hal yang ia nilai sebagai kebobrokan dan kerugian itu adalah pengangkatan Adly Mansour sebagai presiden sementara melalui penunjukan, bukan pemilihan. Kedua, perdana menteri juga ditunjuk, bukan melalui pemilihan. Tim perumus konstitusi yang berjumlah 10 orang juga penunjukan.

“Ini serius. ‘Perjanjian’ kita dengan militer (saat kudeta, red) adalah mempercepat pemilu parlemen lalu mengubah konstitusi melalui parlemen yang terpilih nanti yang mencerminkan kehendak rakyat,” tambah Makhyun.

Lebih dari itu, yang terburuk menurut Makhyun adalah pelanggaran berat hak asasi manusia, penangkapan tokoh-tokoh politik dan Ikhwan, peliputan langsung proses penangkapan dan
publikasi secara meluas foto-foto penangkapan.

Seperti diketahui, Partai An Nur mendukung penggulingan Presiden Mursi yang dilakukan oleh militer Mesir awal Juli lalu. Partai An Nur yang sebelumnya berkoalisi dengan Presiden Mursi tiba-tiba berbalik setelah bertemu dengan tamarud dan militer yang berencana mengkudeta Mursi. Sayangnya, deal-deal pada pertemuan itu dikhianati oleh militer pimpinan Jenderal As Sisi. [AM/Islm/bsb]

15 comments:

  1. Tetapi engkau hanya menyatakan penyesalan tanpa meminta maaf kepada umat... ya Allah apa yang ada dalam hati dan akalmu syaikh salafiyun ??

    ReplyDelete
  2. kau menyesal karena merasadi khianati..tanpa di beri kekuasaan kan..?

    ReplyDelete
  3. Politikus amatiran, modal semangat dan ambisi

    ReplyDelete
  4. Itulah salafi, akal tidak jalan walaupun gelarnya Doktor, karena kebelet nafsu kuasa. Lagian dia cuman merasa di khianati, tak merasa mengkhianati, itu menjadi masalah, dia telah berkhianat terhadap gerakan islam tertua, tergigih, termilitan dan termoderen, demi membela kepentungan kaum sekuler dan koptik yang nota bene antek kafir. Dasar salafi memang bodo, gak di barat, di timur maupun di arab

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Yang seperti orang aneh. Banyak juga di indonesia, stylenya aja yg syaikh dan soleh. tapi akalnya dangkal. Terlalu mengedepankan nafsu, hati hati dgn model orang kayak gini. Bukan salafinya, tapi oknum yg seperti ini...

    ReplyDelete
  7. kita do'akan saja biar membaik kembali :)

    ReplyDelete
  8. penyesalan memang selalu datang di belakang.. silahkan siapkan jawaban anda di hadapan Allah kelak.

    ReplyDelete
  9. Partai An-Nur cuma dijadikan tisu untuk melap ingus militer yang setelah dipakai lalu dibuang ke tong sampah.

    ReplyDelete
  10. sedih..
    wahai yang mengaku pengikut salaf...
    begitu keras kau menyeru keharaman bughot ... mengapa kala saudaramu yang berkuasa
    hanya karena ia bukan bagian dari kelompokmu
    kau langgar apa yang kau haramkan atasmu
    begitu besar kah kedengkianmu
    hingga kau rela khianati saudaramu
    untuk menyenangkan musuh2mu

    kini nasi telah menjadi bubur
    semoga engkau mengambil pelajaran
    bertaubatlah...
    atau jika kau tak jua merasa bersalah
    maka siapkanlah jawabanmu
    kala esok Allah kan menanyaimu

    ReplyDelete
  11. kan sudah banyak yang berpendapat bahwa salafy itu wahabi, wahabi itu khawrij nah sekarng terbuktikan?

    ReplyDelete
  12. bukankah salafi tdk berpartai?di indonesia adakah org salafi berpartai?

    ReplyDelete
  13. setau sy salafi tdk berorganisasi ketuany juga tdk ada paling ulama rujukan tdk seperti NU,MUHAMADIYAH,HTI,LDII,MTA dll..

    ReplyDelete
  14. AN Nur mau main di dua kaki.ia dukung pemerintah tapi juga tidak mau dikecam oleh kaum Islami.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.