Pengamat Ini Siap Dipotong Lehernya Jika Jokowi Kalah Pilpres 2014

Ade Armando (foto liputan6)
Hasil riset lembaga penelitian perbincangan politik Politicawave menunjukkan, Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi dua tokoh terpopuler dalam perbincangan di media sosial untuk dicalonkan menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada 2014.

Terkait rekam perbincangan di media sosial itu, pengamat komunikasi dari Universitas Indonesia Ade Armando yakin Jokowi akan memenangi pemilihan presiden (Pilpres) 2014. Bahkan, ia berani mempertaruhkan lehernya atas ‘analisa’-nya itu.

"Potong leher saya jika Jokowi kalah! Jika dia maju saat ini," cetus Ade seperti dikutip liputan6.com, Rabu (25/9).

Lepas dari popularitas Jokowi dan peluang kemenangannya dalam pilpres jika dia maju, Islam melarang umatnya memastikan kejadian yang belum terjadi, khususnya yang sifatnya spekulatif. Islam juga melarang mempertaruhkan nyawa untuk hal-hal yang sia-sia. [AM/L6/bsb]
Powered by Blogger.