Header Ads

Aksi Bela Islam

Temui Ormas Islam Indonesia, Delegasi IM Beberkan 8 Fakta Mencengangkan Pasca Kudeta

Delegasi IM di kantor PP Muhammadiyah
Delegasi Ikhwanul Muslimin bertemu dengan sejumlah ormas Islam Indonesia di kantor Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Rabu (4/9) siang. Di depan peserta dan undangan yang terdiri dari pengurus Muhammadiyah, MUI, ICMI, Matla'ul Anwar, Syarikat Islam Indonesia, DDII, PITI, dan lain-lain, Chairman of International Affairs Ikhwanul Muslimun Dr Ahmed Mohammed Fahmy El Watidi menyampaikan 8 fakta yang terjadi di Mesir saat ini, menyusul kudeta militer yang menggulingkan Presiden Mursi.

Inilah 8 fakta yang dibeberkan Dr Ahmed Mohammed Fahmy El Watidi seperti dikutip oleh pengurus Muhammadiyah, Mustofa B. Nahrawardaya, melalui akun twitternya:

1. Media massa benar-benar tidak memihak kepada Morsi.
2. Penangkapan demi penangkapan terjadi dan pemberangusan aktifitas pro Morsi tidak berhenti.
3. Pemberangusan militer terhadap kebebasan berpendapat saat ini, lebih dahsyat daripada Mubarak.
4. Setelah pemakzulan dan kudeta, IM melakukan protes damai, bahkan koalisi dengan rakyat.
5. Pembantaian oleh militer, tidaklah membuat kami bercerai berai, justru bikin kami kuat.
6. Bukti kekuatan koalisi IM dan rakyat adalah bahwa protes damai berlangsung hingga kini. Aksi protes itu terus kami lakukan untuk mengembalikan legitimasi kekuasaan Morsi.
7. Aksi damai IM dan rakyat menuntut legitimasi akan berlangsung hingga titik darah terakhir.
8. Kami memiliki tim hukum dari berbagai negara yang akan lakukan pelaporan pelanggatan HAM. Pelaporan pelanggaran HAM itu akan dilakukan kepada Mahkamah Internasional dalam waktu dekat.

Sehari sebelumnya, duta besar Mesir dan tokoh ulama kontroversial dari Al Azhar, Syekh Ahmad Mahmud Karimah, datang menemui MUI. Kepada MUI, Karimah terang-terangan menyatakan bahwa Ikhwanul Muslimin telah kafir. Ia juga menuduh Ikhwan sebagai antek Amerika dan menjual tanah Mesir kepada Israel. Namun, MUI tidak terpengaruh dengan provokasi itu. [AM/Pyg/Twt]

No comments

Powered by Blogger.