Header Ads

Aksi Bela Islam

Zionis: Hamas Tidak Bisa Dikudeta Seperti Ikhwanul Muslimin Mesir

Parade Hamas (foto aim.org)
Sejumlah kalangan di internal zionis menegaskan, Hamas merupakan gerakan yang kuat. Hamas, menurut hasil kajian mereka, saat ini tidak mungkin digulingkan seperti Ikhwanul Muslimin di Mesir.

Tiga diantara penyebab sulit menggulingkan Hamas, lanjut laporan itu seperti dilansir InfoPalestina, adalah karena Hamas sangat merakyat dan dekat dengan mereka, Hamas memiliki kendali atas kekuatan dan aparatnya, serta banyak mengendalikan layanan publik.

Disebutkan bahwa Hamas terdampak negatif dari realitas yang terjadi di Suriah dan Mesir, yang memicu krisis ekonomi di Gaza dan sangat membutuhkan dukungan politik dan ekonomi. Disebutkan bahwa otoritas Palestina berupaya memanfaatkan tekanan internasional terhadap Hamas dan mendiskreditkannya dengan rencana menyudutkan Gaza sebagai kawasan pemberontak.

Sebelumnya, diberitakan bahwa setelah menggulingkan Presiden Muhammad Mursi awal Juli lalu, militer dan intelijen Mesir kemudian melatih kelompok Syiah untuk mengkudeta pemerintah Hamas di Gaza.

Kelompok Syiah yang menyebut pihaknya sebagai 'Tamarud Gaza' mulai melakukan provokasi melalui video yang dirilis sejak Ahad (18/8) lalu. Dalam video itu, beberapa Syiah bertopeng membacakan pernyataan ‘Tamarud Gaza’ yang menghasut protes di seluruh wilayah Gaza pada 11 November mendatang untuk menggulingkan Hamas.

Tamarud Gaza
Tamarud Gaza

Namun, Dinas keamanan di Gaza dilaporkan telah berhasil menangkap sejumlah orang yang menamakan diri sebagai 'Tamarud Gaza' yang ternyata binaan Mossad, pada akhir Agustus lalu.

Mereka yang tertangkap mengaku bekerja sebagai antek mata-mata penjajah Zionis dan bekerja atas arahan langsung dari dinas intelijen Zionis di samping dari dinas intelijen Ramallah.

Sebagian anggota tengah berusaha membuat kekacauan di Jalur Gaza dengan mengikuti apa yang terjadi di beberapa tempat, demi memalingkan pandangan melalui saluran yang didanai sebagian pihak yang memusuhi bangsa Arab dan umat Islam. [AM/IP/Fmd/bsb]


No comments

Powered by Blogger.