Header Ads

Aksi Bela Islam

3 Cara Mendeteksi Kesehatan Hewan Qurban

Kambing - ilustrasi hewan qurban
Selain harus memenuhi syarat umur dan tidak boleh cacat, hewan qurban perlu diperhatikan kesehatannya. Nah, berikut ini cara mendeteksi hewan qurban sebagaimana dipaparkan dokter hewan Sutrisna saat sosialisasi kesehatan hewan qurban di Masjid Islamic Center Gresik:

1. Mata hewan qurban


Hewan qurban yang sehat, baik kambing maupun sapi, matanya cerah/bersih dan sorot matanya tajam. Sebaliknya, jika mata kambing atau sapi tampak kotor (jawa: bleleken) dan sorot matanya sayu, ia terindikasi tidak sehat.

2. Telinga hewan qurban


Jika telinga hewan qurban, baik kambing maupun sapi, terlihat sobek-sobek, berarti ia tidak sehat.






3. Tingkah hewan qurban


Hewan qurban yang sehat, khususnya kambing, ia banyak beraktifitas/bergerak. Tidak diam saja. Jika kambing atau sapi banyak diam, kemungkinan dia menderita penyakit. Hal ini bisa dibuktikan dengan memberinya makan rumput atau daun-daunan. Jika ia tidak juga menyentuh rumput atau daun itu dan tetap diam/lemas maka itu menunjukkan indikasi tidak sehat.

Selanjutnya, selain 3 cara mendeteksi kesehatan hewan qurban sebelum disembelih tersebut, ada satu cara lagi membuktikan sehat atau tidaknya hewan qurban. Yakni setelah kambing atau sapi itu disembelih, ambillah hatinya kemudian periksalah, apakah ada cacing di dalamnya atau tidak.

Pada Idul Qurban tahun lalu, Sutrisna menemukan beberapa hewan qurban yang hatinya mengandung cacing. Ketika menemukan adanya cacing di hati, maka hati tersebut tidak boleh dikonsumsi. [AM/Tarbawia]




No comments

Powered by Blogger.