Header Ads

Anis Matta: 3 Pelajaran untuk PKS dari Kemenangan Timnas U-19

Anis Matta (foto viva)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan ada tiga pelajaran berharga dari kemenangan Timnas U-19 atas Korea Selatan. Garuda Muda, kata Anis Matta, memiliki tiga hal yang juga harus dimiliki PKS untuk memenangkan Pemilu 2014.

"Dengan kepercayaan diri, semangat juang, dan skill yang luar biasa, inilah yang membawa Garuda Muda memenangi pertandingan melawan Korsel yang diprediksi lebih unggul", kata Anis Matta di Bengkulu usai nonton bareng (nobar) pertandingan tersebut, Sabtu (12/10) malam.

"PKS juga demikian, kita perlu memiliki kepercayaan diri, daya juang, dan kapabilitas yang tinggi untuk memenangi Pemilu 2014," tambah Anis sambil berdiri di tengah segenap pengurus dan kader PKS, serentak disambut tepuk tangan oleh semua yang mengikuti nobar pada malam itu.

Seperti dirilis situs resmi PKS, Anis Matta dan rombongan kembali melanjutkan kunjungannya ke daerah-daerah di nusantara. Pada Sabtu-Ahad, Anis mengunjungi Kota Bengkulu untuk menghadiri pertemuan konsolidasi pengurus dan kader PKS se-Bengkulu. Selain itu Presiden PKS dan rombongan juga melakukan silaturrahim ke kediaman Wakil Gubernur Bengkulu Sulthan Bachtiar Najamuddin, Jl. Penata Dirja, Bengkulu.

Pertemuan yang awalnya semi formal langsung berubah santai saat Anis Matta mengusulkan untuk diadakan nonton bareng (nobar) laga prakualifikasi Piala Asia U-19 Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Korea Selatan (Korsel) malam tadi. Tidak hanya tamu resmi Wagub Bengkulu, semua staff hingga level terbawah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang bertugas di rumah dinas pun ikut menonton dengan rombongan Presiden PKS.

Sebelumnya, Presiden PKS Anis Matta menjadi tamu dalam siaran langsung talkshow TVRI Bengkulu dengan tema demokrasi.

Di televisi pemerintah itu Anis menandaskan bahwa inti demokrasi adalah kekuatan persuasi. Selanjutnya, seluruh elemen bangsa mengisi dan mengikuti fitur demokrasi sesuai koridor yang disepakati bersama. Salah satu fitur utama dimaksud yakni Pemilihan Umum Presiden (Pilpres).

"Seharusnya, substansi demokrasi yang kita anut menjadi jembatan yang mengantar bangsa ini sampai ke tujuan bersama. Kalau tidak, berarti ada yang salah dalam cara kita berdemokrasi," tandas Anis. [Jj/Pks.or.id]
Powered by Blogger.