Header Ads

Aksi Bela Islam

Gereja Dukung Wacana Pemimpin Kristen 2014

Temu Konsultasi Himpunan Warga Gereja di Indonesia (Hagai) - foto Jawaban.com
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mendukung wacana sejumlah tokoh nasional untuk mengusung pemimpin Kristen di pentas nasional menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 mendatang, lapor hidayatullah.com.

Sekretaris Eksekutif Bidang Marturia PGI Pdt. Favor A. Bancin, mengatakan ada dua suksesi yang telah diagendakan pihaknya pada tahun 2014 nanti yakni politik nasional dan suksesi pergantian kepemimpinan di PGI sendiri.

"Kami mendukung wacana itu dengan catatan mendukung keimanan kekristenan. Dan, diharapkan siapa pun nanti pemimpinnya, tidak sektarian dan merangkul semua potensi bangsa," kata Favor dalam perbincangan dengan hidayatullah.com, Senin (7/10).

Ia menambahkan, umat Kristiani baik PGI maupun Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan lainnya terus melakukan pembinaan dan pendidikan politik kepada segenap umat.

Menurut Favor, bangsa Indonesia terus dirundung banyak masalah. Termasuk soal penyakit korupsi yang kian merajalela dinilai dia sebagai tragedi kemanusiaan yang hanya bisa dicegah dengan keimanan.

"Kita tidak bisa hanya menyampaikan kepada umat soal surga dan neraka saja tapi kita juga harus aktif membimbing keimanan komunitas bangsa," serunya.

Seperti diketahui, tokoh nasional yang juga mantan sekretaris umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Richard Daulay mewacanakan tampilnya pemimpin Kristen di pentas nasional menghadapi Pilpres 2014.

Richard menyebutkan, sebagai negara majemuk, saatnya bagi Indonesia memunculkan potensi umat kristen di bidang pemerintahan.

"Pemimpin kristen bukan sebuah keniscayaan, tetapi harapan yang dapat diwujudkan," kata Pendeta Dr Richard Daulay pada diskusi bertajuk "Peran Gereja Menyongsong 2014" di Gedung Lembaga Alkitab Indonesia (LIA), Jakarta, September lalu

Pendeta Richard mengungkapkan, saat ini terdapat sejumlah tokoh kristen yang berpotensi menjadi pemimpin.

Ia menyebutkan sejumlah nama potensial seperti Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, EE Mangindaan, dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Selain itu, Menparekraf Mari Elka Pangestu, mantan Menteri Perindustrian Luhut Binsar Pandjaitan, mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Johnny Lumintang.

"Kita harus bersatu mendayagunakan potensi yang ada bagi kemajuan bangsa," kata Pendeta Richard dikutip laman Beritasatu yang berada di bawah korporasi Grup Lippo milik Ciputra ini.

Sebelumnya, pada akhir 2012 lalu, 10 partai kristen menandatangani nota kesepahaman untuk bergabung menjadi satu menghadapi pemilu 2014. Namun, mereka tidak lolos dalam verifikasi parpol yang dilakukan oleh KPU. [Jj/Hdy/bsb]

12 comments:

  1. ada ada saja gak ngaca apa siapa yang bakal dipimpin --- mayoritas penduduk indonesia muslim--- tahu diri lah...ngaca dulu...

    ReplyDelete
  2. Buktinya ahok bisa jadi wakil gubernur di daerah yang katanya mayoritas muslim.

    ReplyDelete
  3. sudah tidak zamannya memilih pemimpin dengan agama yang dianutnya, belajar dari sejarah Indonsia sendiri bagaimana mereka yang jadi bupati, gubernur, MK, DPR dst. itu moralnya tidak teruji, mereka ada yang menyandang gelar .... dari agama ....

    ReplyDelete
  4. Mereka sebenarnya sama saja, bahkan mereka lebih licik. Kalau mereka memimpin, mereka akan menggunakan seluruh cara untuk tetap berkuasa. Bila masyarakat Islam di Indonesia tetap bodoh seperti sekarang ini, dengan tidak mengimani isi Qur'an, maka akan sampailah masa kehancurannya. Kita jangan lagi bilang mustahil kristen memimpin Indonesia karena mayoritas kita Muslim. Tapi kita harus segera menggalang persatuan agar Orang Islam tetap yang harus memimpin Indonesia. Kalau mereka bilang kita primordial, mereka juga sedang melakukan langkah-langkah menuju primordialisme. Caranya dari awal mereka mendukung pemimpin 'muslim' yang busuk, kemudian mereka menguak kebusukannya, selanjutnya mereka menawarkan yang seolah-olah baik, dan demokratis dari kalangan mereka, setelah itu mereka akan memerosokkan kita sedalam-dalamnya.Waspadalah, Waspadalah.

    ReplyDelete
  5. Mereka selalu menggunakan jargon "sudah tidak zamannya memilih pemimpin dengan agama yang dianutnya". Semuanya agar umat Islam dapat dibodohi mereka. Wasadalah, Waspadalah

    ReplyDelete
  6. negara ini dipimpin nasrani dijamin caos bro,sektarian pasti meningkat

    ReplyDelete
  7. janganlah bermimpi terlalu tinggi richard daulay, entar kalau jatuh sakitnya parah. kami sudah tau tipu daya, dan kelicikan otakmu. ingat sejarah disaat bangsa ini berjuang untuk merdeka.golongan andakah yang berpangku tangan, hai Richard Daulay ingat kasus poso ambon, golonganmulah yang membantai Umat Islam, otakmu licik

    ReplyDelete
  8. kg menutup kemungkinan pemimpin dari non muslim akan ada ....kalo umat islam sendiri saling gontok-gontokan ....terbukti banyaknya partai-partai islam ......partai-partai yang beraliansi kresten saling mendukung .....kenapa kita yang mayoritas kg bisa saling dukung ...

    ReplyDelete
  9. jangan presiden Buat partai aja lewat PT nggak lolos.......

    ReplyDelete
  10. Umat muslim jgn mau kalah dgn umat non muslim, yakin dn prcaya اَللّه tdk akan mmbiarkan umat non muslim ýάϞϧ akan memimpinnya. آمــــــــــــــــــين يا رب العالمين

    ReplyDelete
  11. Indonesia bukanlah negara Islam, tapi negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Tidak ada undang-undang yang mengatur bahwa Presiden hanya boleh seorang muslim.
    Dalam memperjuangkan kemerdekaan, kaum nasrani juga ikut berperan walau jarang disebutkan. Salah satu yang bisa kita lihat adalah ketika dirumuskannya pancasila, sila pertama dirubah karena waktu itu Indonesia bagian timur kebanyakan beragama lain. Kalau Indonesia pada waktu itu diputuskan menjadi negara Islam, maka katakan saja selamat tinggal dengan bagian timur negara Indonesia, yang sekarang pastinya bukan lagi bagian negara Indonesia.

    ReplyDelete
  12. naudzubillah min dzalik jgn sampe kita dipimpin oleh non muslim. dimana2 kl kristen yg memimpin ,pasti muslim dianiaya,dibantai,dibenci,dan tindakan2 tdk manusiawi lainnya. tp kl muslim mayoritas dan muslim yg memimpin,mereka bisa hidup tenang. umat islam adalah sebaik2 umat

    ReplyDelete

Powered by Blogger.