Header Ads

Aksi Bela Islam

Indonesia Terpilih Jadi Wakil Ketua Komite Internasional Palestina

Dr Desra Percaya di PBB (foto Europa Newswire)
Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Desra Percaya, terpilih secara aklamasi menjadi Wakil Ketua Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People (CEIRPP). Pemilihan Komite Pelaksana Hak-hak Yang Tidak Dapat Diabaikan dari Rakyat Palestina itu berlangsung pada pertemuan di Markas Besar PBB di New York, Jumat (4/10) kemarin.

“Tanggung jawab sebagai Wakil Ketua ini merupakan penghargaan sekaligus sebagai pengakuan atas dukungan yang selalu diberikan Pemerintah dan rakyat Indonesia kepada perjuangan rakyat Palestina,” kata Dubes Desra seperti dikutip Republika Online, Sabtu (5/10).

Dubes Desra menyerukan agar Komite terus mengupayakan penguatan dukungan internasional bagi Palestina. “Dukungan dari negara dan kalangan masyarakat sipil, termasuk media, akan memperkuat opini internasional untuk menolak tindakan dan kebijakan Israel,” tegasnya.

Seruan Dubes Desra diperkuat oleh negara-negara anggota Komite yang mencatat adanya langkah-langkah ilegal Israel yang terus melanjutkan pembangunan pemukiman Yahudi dan pengusiran warga Palestina dari tanah mereka. Hal tersebut justru dilakukan pada saat berlangsungnya perundingan.

Dubes Desra juga mengharapkan agar Komite dapat memperkuat aliansi internasional untuk mencegah Israel memperoleh manfaat ekonomi dari pendudukannya di Palestina, dan memprioritaskan kegiatan peningkatan sumber daya manusia rakyat Palestina.

“Indonesia telah memberi pelatihan kepada lebih dari 1.200 warga Palestina dalam kurun 2008-2013. Melalui kerja sama yang lebih erat dan terkoordinir, dunia internasional dapat lebih berkontribusi pada peningkatan kapasitas warga Palestina,” imbuh Dubes Desra.

“Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, Indonesia telah memberikan pelatihan-pelatihan, antara lain, di bidang keuangan, kewirausahaan, pertanian, pelatihan diplomatik, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan.”

Indonesia selalu konsisten dalam memberikan dukungan kepada Palestina, termasuk untuk menjadi anggota penuh PBB. Pengesahan resolusi Majelis Umum PBB nomor 67/19 tanggal 29 November 2012, yang memberikan status “Non-member Observer State” kepada Palestina di Majelis Umum PBB, merupakan langkah penting ke arah keanggotaan penuh tersebut.

Dukungan juga diberikan Indonesia di berbagai forum internasional lainnya, termasuk ketika Palestina mengajukan permohonan menjadi anggota United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2012.

CEIRPP dibentuk pada tahun 1975 berdasarkan resolusi Majelis Umum PBB No. 3376, dengan tujuan untuk membantu terpenuhinya hak rakyat Palestina dalam menentukan nasib sendiri tanpa campur tangan pihak luar, memperoleh kemerdekaan dan kedaulatan, dan membantu pengungsi Palestina kembali ke kota asalnya. Selain Indonesia, komite ini beranggotakan 25 negara laainnya. Yakni Afghanistan, Afrika Selatan, Belarus, Bolivia, Ekuador, Guinea, Guyana, India, Kuba, Laos, Madagaskar, Malaysia, Mali, Malta, Namibia, Nikaragua, Nigeria, Pakistan, Senegal, Siprus, Sierra Leone, Tunisia, Turki, Ukraina, dan Venezuela. [AM/Rol]

No comments

Powered by Blogger.