Header Ads

Aksi Bela Islam

Innalillah, Sutradara KCB Chaerul Umam Wafat

Chaerul Umam saat mengarahkan pemain KCB (foto kapanlagi.com)
Innalillahi wa inna ilaihi raji'uun. Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Salah seorang sutradara terkemuka yang dimiliki Indonesia, Chaerul Umam wafat di RSIJ Pondok Kopi, Jakarta, Kamis (3/10) pukul 15.00 Wib.

Ucapan bela sungkawa atas wafatnya sutradara film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) itu mengalir dari para tokoh perfilman dan sastrawan.

“Innalillahi wainailaihi rojiun .... Telah wafat guru saya Sutradara Besar Indonesia Chaerul Umam jam 15.00 tadi, mohon doakan beliau ...” ujar penulis novel Ketika Cinta Bertasbih, Habiburrahman el Shirazy, melalui akun twitternya.

“Doa untuk Pak Chairul Umam : Allahummaghfirlahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu waj'alail jannata matswahu. Amin,” tambahnya.

Bintang film Ketika Cinta Bertasbih, Oki Setiana Dewi, juga turut berbela sungkawa. "Innalilahi wainnalilahi roji'un.. telah berpulang bapak chaerul umam... semoga amal ibadah beliau diterima di sisiNya.

Penulis kondang Helvy Triana Rosa juga berduka dan mendoakan almarhum. "Innalillaahi wa inna ilaihi raaji'uun. Selamat jalan, Mas Mamang (Chaerul Umam). Semoga Allah beri tempat terbaik dan terindah untukmu,” tulis Helvy.

Chaerul Umam lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada 4 April 1943. Selain menjadi sutradara film Ketika Cinta Bertasbih dan Ketika Cinta Bertasbih 2, Chaerul Umam juga menyutradarai 13 film lainnya. [IK/bersamadakwah]

4 comments:

  1. Chaerul umam adalah sutradara film religi yang hebat
    Salut dakwah via film

    ReplyDelete
  2. Innalillahi wainna ilai rajiun

    ReplyDelete
  3. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un

    ReplyDelete
  4. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un

    ReplyDelete

Powered by Blogger.