Header Ads

Aksi Bela Islam

Israel Cemas Perlawanan di Tepi Barat Meningkat

Netanyahu (foto Haaretz)
Perdana Menteri Zionis Benyamin Netanyahu mengungkapkan kecemasannya terhadap peningkatan aksi perlawanan Palestina di Tepi Barat. Netanyahu menegaskan bahwa pemerintahnya memandang dengan sangat serius terhadap apa yang disebutnya “serangan kejahatan” yang melukai seorang pemukim Zionis karena terkena serangan tembakan sniper Palestina dekat kota Ramallah, wilayah tengah Tepi Barat, lapor InfoPalestina, Senin (7/10).

Netanyahu menyatakan bahwa dunia saat ini sangat tenang selama dekade terakhir dari sisi jumlah serangan teroris yang dilakukan terhadap target-target Zionis. Dia menegaskan bahwa belakangan ini terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah serangan ini.

Sebelumnya seorang pemukim Zionis terluka pada Sabtu malam di dekat permukiman Yahudi Bsagot yang berdiri di atas tanah kota al Bira di wilayah tengah Tepi Barat. Belum diketahui secara jelas sepuar sebabnya. Namun klaim-klaim Zionis menyebutkan bahwa seorang Palestina bersenjata menembakkan senjata api ke arahnya.

Sebelumnya, militer Israel marah besar menyusul tewasnya Gal Kobi, salah seorang tentara yang tertembak di bagian leher pada Ahad (22/9) lalu. Militer pun menangkap dan menahan lebih dari 200 warga Palestina di Tepi Barat, khususnya kota Hebron.

Sumber-sumber Palestina mengatakan sebagian tahanan diinterogasi dan kemudian dilepaskan. Mereka juga menekankan bahwa jumlah belum dapat dikonfirmasi. Jumlahnya diperkirakan antara 30-40 orang yang masih diinterogasi di pusat-pusat penyelidikan. [AM/IP/Rol/bsb]

No comments

Powered by Blogger.