Header Ads

Aksi Bela Islam

Pertama Kali dalam Sejarah Saudi, Penyumbang Hamas Dipenjara 20 Tahun

Pendukung Hamas (foto knrp.or.id)
Pengadilan Saudi menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada seorang warganya atas tuduhan telah memberi bantuan dana kepada Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Senin (30/9). Persidangan dengan tuduhan seperti ini merupakan yang pertama kali terjadi dalam sejarah Kerajaan Saudi Arabia, lapor situs resmi Komite Nasional untuk Rakyat Palestina, Selasa (1/10).

Selain divonis penjara 20 tahun, terdakwa juga dilarang bepergian ke luar negeri selama 20 tahun pula.

Koran Saudi Arabia Al-Hayah yang terbit pada hari Selasa (1/10) memberitakan bahwa terdakwa juga mendapatkan tuduhan lainnya yakni terlibat dengan kelompok Salafi dalam membunuh salah seorang tokoh Syiah. Tuduhannya sangat kompleks, selain terkait dengan aktivitas terdakwa dalam Jamaah Takfir ia juga dikabar telibat aktif menyokong gerakan Hamas.

Menurut pengadilan Kerajaan Saudi Arabia, terdakwa tersebut memiliki ikatan dengan Front Media Islam Internasional yang memiliki kedekatan dengan organisasi Al-Qaeda dan juga memberikan bantuan materi kepada sebuah kelompok Salafi yang dicurigai memiliki hubungan dengan Hamas. [AM/Knrp/bsb]

2 comments:

  1. bersama dakwah kalo menulis jangan dalam bentuk fitnah,apa yang anda maksud dengan jama'ah takfir?...jika yang anda maksud salafy anda telah membuat fitnah kepada salafy karena mereka selama ini baru mengkafirkan syiah rofidhoh,.jika al qaeda,.salafy itu beda dengan al qaeda terutama dalam bab pengkafiran,.apa yang anda tulis akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.