Tutup Karena Tak Ada Jemaat, Gereja Inggris Ini Akhirnya Dibeli Muslim

Gereja (foto arsip WorldBulletin.net)
Gereja Katolik Santo Petrus di Stoke-on-Trent Inggris akhirnya dijual kepada umat Islam setelah resmi ditutup karena jemaat menyusut, lapor Wolrd Bulletin, Senin (21/10).

Para pemimpin gereja menyatakan pemeluk Kristen di daerah setempat sekarang bisa datang ke gereja lain di dekatnya dan uang dari penjualan gereja itu akan digunakan untuk kepentingan umat kristiani.

Meskipun identitas pembeli masih dirahasiakan, juru bicara gereja mengatakan bahwa dari sejumlah penawaran yang telah diterima, komunitas Muslim lokal membuat penawaran terbaik.

“Jumlah umat Katolik yang tinggal di daerah tersebut dewasa ini telah mengalami penyusutan," kata jurubicara itu.

“Keuskupan Agung Birmingham memiliki lebih dari 200 gereja paroki dan umat Katolik diperkirakan lebih dari 285.000," tambahnya.

Sebuah survei di Inggris pada 2007 lalu menemukan bahwa hanya 15 persen warga Inggris pergi ke gereja setidaknya sekali sebulan. Penelitian lain mengungkapkan, kehadiran warga Inggris ke gereja tergolong paling rendah di Eropa.

Sebelumnya, pada akhir Juli lalu gereja di wilayah Clitheroe, Lancashire, Inggris, juga berubah fungsi menjadi masjid. Hal itu setelah gereja yang lama kosong tersebut diperkenankan oleh seluruh elemen di daerah itu untuk dijadikan masjid menyusul semakin banyaknya jumlah umat Islam.

Meningkatnya jumlah muslim di Inggris sempat membuat The Daily Mail menurunkan laporan berjudul “Mekkah di Tengah Kota London.” Dalam laporan pada Februari 2012 itu ditunjukkan foto umat Islam yang memenuhi sejumlah jalan di London untuk menunaikan shalat Jum’at, di mana jumlah mereka sudah tidak dapat ditampung oleh masjid yang ada. [IK/WB/bersamadakwah]

Powered by Blogger.