Header Ads

Aksi Bela Islam

Warga Sesali Pemda DKI Bongkar Masjid Lagi

Masjid Amir Hamzah, (kanan) setelah dibongkar
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membongkar masjid. Setelah Masjid Baitul Arif pada September lalu, kini giliran Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat dibongkar.

Setelah dibongkar, masjid bersejarah yang dibangun sejak Gubenur DKI Ali Sadikin itu dikabarkan akan dibuat Fakultas Film.

"Masjid tersebut ingin dibuat Gedung Fakultas Film IKJ dan taman," kata seorang karyawan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang enggan disebutkan namanya kepada Okezone, di lokasi, Rabu (16/10).

Pembongkaran masjid tersebut kata dia sangat disesalkan oleh masyarakat sekitar.

"Iya kita sayangkan saja, kok bisa dibongkar padahal masjid ini sudah lama berdiri dan dibangun sejak era Ali Sadikin," paparnya.

Masyarakat dan mahasiswa yang ingin melaksanakan salat, untuk sementara dipindahkan di dalam basement yang terletak tidak jauh dari lokasi pembongkaran masjid.

Bulan lalu, pembongkaran Masjid Baitul Arif memancing kontroversi hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) turun tangan. Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat Tengku Zulkarnain menilai Pemda DKI sudah bertindak layaknya 'Koboy', karena telah sewenang-wenang membongkar Masjid Baitul Arif tanpa berkoordinasi dengan masyarakat sekitar dan tokoh pemuka agama setempat.

"Masjid adalah rumah Allah, rumah ibadah umat Islam. Ada aturan syariat yang berlaku di dalamnya. Tidak boleh bertindak seenaknya saja," kata Tengku, 18 September lalu. [AM/Okz/bsb]


12 comments:

  1. Ya Allah, lagi lagi ada pembongkaran Masjid... berita di TV Nasional senyap membisu

    ReplyDelete
  2. Lihat berita yang lebih lengkap, jangan asal beda.
    http://jakarta.okezone.com/read/2013/10/16/500/882331/pemprov-dki-akui-bongkar-masjid-bersejarah-di-tim

    ReplyDelete
  3. masjid itu dibongkar untuk DIPERBESAR DAN DIPERINDAH

    baca link di bawah:

    http://jakarta.okezone.com/read/2013/10/16/500/882331/pemprov-dki-akui-bongkar-masjid-bersejarah-di-tim

    adminnya makin lama makin tolol saja

    ReplyDelete
  4. min gmn min kalo memberitakan sesuatu ngga bener ? heh ?

    ReplyDelete
  5. mimin nya oon
    Tapi seluruh proses sudah dikomunikasikan dan disetujui oleh stakeholder TIM terutama civitas akademi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sejak tahun lalu. Jadi tidak benar apabila pihak TIM dan IKJ merasa keberatan dengan pembongkaran tersebut," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Arie Budiman, melalui pesan singkat kepada Okezone, Rabu (16/10/2013).

    Arie menuturkan, pembongkaran yang yang dilakukan terhadap Masjid Amir Hamzah tak sekedar pembongkaran, namun masjid tersebut akan direnovasi untuk diperbesar.

    ReplyDelete
  6. beginilah kalau salah pilih pemimpin...
    jadi pembelajaran buat kita semua, jadi kalau pilih pemimpin pilih lah yang se iman dengan kita, jangan pilih pemimpin dari golongan yahudi dan nasrani...

    ReplyDelete
  7. kelihatan banget dekhajurg gak baca komen-komen di atasnya.....

    bego dipiara, kambing dipiara biar gemuk

    ReplyDelete
  8. kalo memang untuk renovasi dan diperbesar, kenapa ga pengembangan aja, redesain, tp ga keseluruhan, hanya bagian yg butuh renovasi. jadi msh ada nilai sejarahnya. kan sayang sejarah itu mahal.

    ReplyDelete
  9. Jurus berperang emang gitu.. menyerang kemudian mengelak... contoh :
    - Idul Fitri coba serang pake "Larangan Takbir Akbar di Jalan"..
    musuhnya protes... lalu Idul Adha mengelak dikit "Pake Sorban ikut takbiran"...
    - Skrng Masjid, test case " Robohkan"... musuhpun protes keras.. Lantas kasih komen
    bhw masjid akan diperbesar.. dipercantik.. bla..bla..bla..
    Yg dituntut di akhirat bukan jokowi-ahok krn mrk udah jelas tempatnya.. tp yg ditimbang itu kalian muslim di Jkt yg memilih mereka...

    ReplyDelete
  10. tapi demi terwujudnya jakarta yang ideal dengan penataan yang strategis dan bebas banjir kita harus terima, dan yakin perbuatan pemda dkk itu tidak menyesatkan

    ReplyDelete
  11. Lahan Amir Hamzah itu terlalu sedikit dan sempit utk sekedar di redesign. Kalau salat di sana sampai harus ke lantai luar karena kapasistasnya terlalu kecil untuk bisa menampung pengunjung TIM+mahasiswa+masyarakat sekitar. Lagipula dinding dan fondasinya memang sudah rapuh. Malah membahayakan kalau sekedar dipoles-poles. Kalau runtuh dan mencelakai orang2 yang salat Anda mau tanggung jawab?

    ReplyDelete
  12. Klo sperti ini cranya...
    Mudah2an jakarta banjir trus...
    Amin......

    ReplyDelete

Powered by Blogger.