Header Ads

Pengumuman Pemenang Kompetisi Menulis Pengalaman Dakwah (KMPD)

Kompetisi menulis pengalaman dakwah (KMPD)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah, semoga kita selalu bersemangat untuk terus membersamai dakwah, bagaimanapun kondisi kita. Aamiin.

Shalawat dalam salam, semoga selalu kita haturkan untuk baginda nabi, Muhammad Musthofa. Semoga, kita tak kenal lelah untuk terus meneladani sunnahnya. Baik dalam ucap, terlebih lagi tingkah laku. Semoga, dengan mengamalkan sunnah itu, kita termasuk golongan yang kelak akan mendapat syafa’at. Aamiin

Sahabat Bersama Dakwah, kami mengucapkan Jazakumullah khairan katsira kepada sahabat sekalian atas dukungan dan partisipasinya selama ini. Khususnya dalam even Kompetisi Menulis Pengalaman Dakwah (KMPD).

Even singkat yang kami adakan selama 30 hari itu, bisa dibilang sangat sukses. Sehingga, kami benar-benar ‘kewalahan’ karena keterbatasan waktu, yakni jarak yang sangat dekat antara pengumpulan naskah dan pengumuman pemenang. Untuk persembahan kami yang seadanya, kami berucap lirih, ‘afwan jiddan. Kelak, kami akan lebih profesional lagi, insya Allah.

Dalam kurun waktu 30 hari itu, kami menerima lebih dari 130 artikel kiriman pembaca. Dari 130an itu, kami hanya meloloskan 86 peserta. Peserta yang tidak lolos tahap penjurian pertama itu, ada banyak sebab. Utamanya, terkait persyaratan teknis dan kelengkapan naskah. Juga, cerita yang belum memenuhi kriteria yang kami tetapkan.

Dari 86 peserta, kami menemukan sekitar 3 peserta lolos seleksi yang bermukim di Luar Negeri. Sedangkan dalam daftar peserta yang tidak lolos, ada satu yang berasal dari Luar Negeri. Dari dalam negeri, peserta dalam even ini merata dari seluruh penjuru nusantara. Dari Aceh hingga Makassar. Semoga, semua yang terlibat dalam even ini, senantiasa dilimpahi keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’alaa. Aamiin.

Sementara itu, dari 86 naskah yang kami publish, sudah kami lakukan tahap penjurian kedua berupa jumlah pageviews. Yaitu, seberapa banyak tulisan tersebut dibaca oleh Sahabat Bersama Dakwah. Untuk penilaian tahap kedua ini, kami hanya memboboti 30%. Sedangkan untuk penjurian tahap pertama, kami berikan presentase peniaian sebesar 70%.

Untuk tahap pertama, kami menilai 3 hal. Pertama tentang tema, kedua terkait penggunaan EYD dan kaidah kebahasan serta tampilan tulisan, di dalamnya ada penilaian tentang font, spasi dan sebagainya. Sedangkan aspek ketiga, kami menilai tentang teknik bercerita dan keterlibatan emosi dalam bertutur.

Untuk aspek pertama kami nilai maksimal 100 poin, aspek kedua sebesar 250 poin dan aspek ketiga 350 poin. Jumlah maksimal untuk aspek pertama 700 poin, ditambah dengan penjurian kedua sebesar 300 poin.

Dari dua tahap penjurian itu, yang berhak mendapat predikat 3 terbaik adalah sebagai berikut :
Terbaik Ketiga
Akhfiya San, Depok, judul artikel Saksi Bisu Warung Tenda Pinggir Jalan (34). Dengan total nilai 786.
Terbaik Kedua
Jefrey M Muis, Solok, judul artikel Dengan Adzan Hati Mereka Tertegun (4). Dengan jumlah nilai 825
Terbaik Pertama
Syarif Hidayat, Sukabumi, judul artikel Nurhasan (64). Dengan jumlah nilai 833.

Bagi ketiga pemenang, kami ucapkan, Barakallah. Semoga semangat berdakwah semakin bertambah hingga akhir menutup mata.

Bagi yang belum beruntung, kami akan adakan even selanjutnya, insya Allah. Terus berjuang, hingga nafas berhenti. Semoga Allah membalas semua amal kebaikan kita. Sampai bertemu di even berikutnya, doakan agar kami istiqomah bersama dakwah. Aamiin.

Salam Sepenuh Cinta,
Dewan Juri.
Tulisan yang lolos penjurian tahap pertama berikut total pageview bisa dilihat di
Kisah Nyata Pengalaman Dakwah (Kumpulan Naskah KMPD)

Powered by Blogger.