Header Ads

Aksi Bela Islam

Terkait Telegram Rahasia, Yusuf Mansur: Polwan Jangan Lepas Jilbab

Polwan berjilbab (foto Wartakotalive.com)
Terbitnya Telegram Rahasia (TR) tentang penarikan kebijakan polwan berjilbab disesalkan banyak pihak. Salah satunya, ustadz Yusuf Mansur.

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran ini pun mengimbau polwan Muslimah tetap mengenakan jilbab saat bertugas.

"Tetap saja dipakai, bagi polwan yang ingin mengenakannya," kata Ustaz Yusuf dikutip ROL, Jumat (29/11), menyikapi telegram rahasia Wakapolri Komisaris Jenderal Oegroseno yang meminta polwan menunda memakai jilbab saat bertugas.

Ulama asli Betawi itu berkata, jilbab tetap dipakai sambil menunggu aturan yang dibuat pimpinan Polri. Karena hal itu merupakan kewajiban seorang Muslim.

"Masak aturan Allah, harus menunggu aturan manusia," tambah ustadz yang telah menulis banyak buku tentang sedekah ini.

Sebelumnya, sebuah Telegram Rahasia (TR) bertanggal 28 Nopember 2013 mengimbau kepada polwan untuk tidak terlebih dahulu berjilbab sebelum anggaran penyediaan hijab disediakan oleh parlemen. Selama aturan jilbab belum selesai dirumuskan, polwan diminta untuk tidak dulu menggunakan jilbab selama berdinas. TR ini sendiri ditandatangani oleh salahsatu pejabat Mabes Polri, Wakapolri Komjen Oegronseno. [AM/Rol/bersamadakwah]

2 comments:

  1. Semoga Kebijakan Polwan Mengenakan Jilbab terus diterapkan sampai seterusnya.

    ReplyDelete
  2. tanpa anggaranpun polwan bisa kok beli jilbab.
    sepertinya orang2 SPILIS mau cari2 kelemahan muslimah.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.