Header Ads

Aksi Bela Islam

Habiskan Jutaan Dolar untuk Ramal Kiamat, Akhirnya Riwayat Harold Camping Tamat

Harold Camping
Pendeta Evangelis asal Amerika Serikat (AS) Harold Camping meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit, lapor The Guardian, Selasa (17/12). Pendeta yang meramalkan tanggal terjadinya kiamat dan beberapa kali merevisi ramalannya karena tak pernah terbukti itu meninggal dalam usia 92 tahun.

Camping pernah meramalkan kiamat akan terjadi pada 21 Mei 2011 tepat pukul 18:00. Tidak sedikit anggota jemaatnya yang percaya dengan ramalan itu dan kemudian mendonasikan tabungan bahkan rumahnya kepada Camping. Family Radio, perusahaan tempat Camping menjadi pimpinan cabang telah menghabiskan dana jutaan dolar untuk membuat 5.000 papan iklan dan memakai 20 truk yang ditempeli dengan pesan bahwa 21 Mei 2011 merupakan hari di mana Kristus akan datang dan orang akan berbondong-bondong mencari pengampunan dan perlindungan darinya.

Seperti dikutip dari Hidayatullah, ketika ramalannya tidak terbukti, Camping berdalih bahwa “kiamat” ditunda 5 bulan ke belakang.

Tiga pekan setelah kiamat bulan Mei 2011 yang diramalkannya tidak terbukti, Camping mengalami stroke. Dia mengatakan, hari “kiamat” bulan Mei yang dimaksud itu bukanlah para pengikut Kristus diselamatkan ke surga secara fisik, tetapi melainkan secara “spiritual” di mana seluruh dunia sudah berada di bawah naungan Kristus.

Tetapi, setelah mengatakan kiamat mundur 5 bulan dan pada bulan Oktober 2011 juga tidak menjadi kenyataan, lewat situs FamilyRadio.com Camping mengatakan kepada pengikutnya bahwa dia tidak punya bukti kehidupan dunia akan berakhir atau kiamat terjadi dalam waktu dekat. Dan Camping menegaskan dirinya tidak tertarik untuk meramal-ramal lagi kapan kiamat akan datang.

“Kami sadar bahwa banyak orang berharap mereka mengetahui kapan Kristus akan datang,” tulis Camping dalam pernyataannya bulan Maret 2012. “Dengan rendah hati kami mengakui bahwa kami salah memperkirakan waktunya.”

Puluhan tahun Camping dan keluarganya mengikuti peribadatan di Christian Reformed Church, di mana dia menjadi sesepuh dan pengajar Bibel. Namun, Camping meninggalkan gereja itu pada tahun 1988, ketika dirinya merasa tidak lagi merepresentasikan keimanan ajaran Bibel, kata teman-temannya.

Camping membentuk jemaatnya sendiri, Family Stations, sejak 1958 dan menjual usahanya untuk kemudian sepenuhnya aktif mengembangkan ajaran Bibel menurut versinya sendiri. Tahun 1961, dengan mengandalkan siaran radio, dia menyebarkan ajarannya ke seluruh dunia dalam 30 bahasa lewat lebih dari 140 stasiun radio yang dimiliki Family Stations baik di Amerika Serikat maupun di luar negeri.

Pertama kali Camping meramalkan kiamat akan datang pada 6 September 1994. Ketika tidak terbukti dia beralasan perhitungan matematisnya –yang diramu dari pesan-pesan dalam Bibel– adalah keliru. Pengikutnya mengatakan, yang dimaksud Camping ketika itu bukan “kiamat” melainkan berakhirnya “era gereja”, waktu di mana manusia yang berada di bawah naungan gereja-gereja Kristus akan diselamatkan.

Ternyata, awal pekan ini yang muncul lebih dulu di rumah Harold Camping adalah malaikat maut, bukan Kristus seperti ramalannya. [AM/Hidayatullah/Bersamadakwah]

8 comments:

  1. Hanya Allah yang mengetahui KIAMAT

    ReplyDelete
  2. Dasar pendeta gila

    ReplyDelete
  3. kasiahan lo khan...ad2 aj krjaan lo

    ReplyDelete
  4. hahahahaha aya2 wae

    ReplyDelete
  5. Ternyata ajaran non muslim penipu dan tolol.Sok tahu nabi aja gak pernah tahu kapan terjadinya....

    ReplyDelete
  6. Pendeta gelOk/ Gila...,sok teu....,makanya baca kitab yg di turunkan Allah SWT.

    ReplyDelete
  7. ya seperti itulah... aneh,, Semoga hal-hal seperti ini dapat semakin memperkuat iman islam kita. dan pengikut pak pendeta tadi bisa menyadari akan kekeliruannya
    .. amin.

    ReplyDelete
  8. Pendeta kurang gawe....

    ReplyDelete

Powered by Blogger.