Header Ads

Aksi Bela Islam

Israel: Hamas Siapkan Perang Bawah Tanah

Terowongan Hamas - ilustrasi
Saluran 2 televisi Zionis membedah laporan yang disiarkan oleh televisi Aljazeera tentang salah satu terowongan milik Brigade al Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas.

Analis Zionis urusan Arab Ehud Aiera mengomentari laporan tersebut dengan mengatakan bahwa gerakan Hamas sudah hampir mengakhiri pembangunan di bawah Jalur Gaza dan sudah mulai menyudahi periode sistem luas untuk pembangunan terowongan-terowongan dalam kerangka persiapan gerakan Hamas untuk perang yang akan datang melawan militer Zionis.

“Telah dialokasikan sebagian besar anggaran sayap militer gerakan Hamas untuk misi ini. Di mana kesatuan-kestuan khusus bekerja menggalinya,” kata Aiera seperti dikutip InfoPalestina, Selasa (10/12).

Hal itu disampaikannya merujuk kata-kata yang dikutip dari salah seorang anggota al Qassam yang muncul dalam laporan aljazeera, yang mengatakan bahwa mereka akan tetap tinggal di bawah tanah selama beberapa minggu untuk melanjutkan penggalian terowongan.

Aiera juga mengutip pernyataan jurubicara Brigade al Qassam, Abu Ubaidah, kepada televisi Aljazeera, yang mengatakan, “Terowongan-terowongan digali untuk melawan penjajah dan ada selain itu. Terowongan-terowongan itu membantu perlawanan secara langsung dalam menghadapi penjajah Zionis dari segi serangan maupun pertahanan.”

Di akhir laporan, Aiera mengatakan, “Sebagaimana yang terjadi di Vietnam kala itu, prediksi-prediksi menunjukan bahwa eskalasi antara Hamas dan Israel ke depan akan menjadi berbeda dan terowongan-terowongan akan menjadi sarana perang.” [AM/infopalestina/bersamadakwah]

No comments

Powered by Blogger.