Header Ads

Aksi Bela Islam

Ustadz Yusuf Mansur: Jilbab Ditunda, Kondom Malah Dibebaskan

Ustadz Yusuf Mansur (foto Merdeka)
Pekan Kondom Nasional meresahkan ulama, termasuk Pimpinan Ponpes Daarul Quran Bulak Santri, Ustaz Yusuf Mansur yang geram mendengar kabar tersebut. Ia membandingkan dengan penundaan penggunaan jilbab untuk polwan Muslimah.

"Jilbab ditunda-tunda... Kondom malah dibebaskan sebebas-bebasnya... Innaa lillaah... Innaa lillaah... Innaa lillaah, " tulis Ustaz Yusuf dalam dalam akun Twitter-nya seperti dikutip ROL, Selasa (3/12).

Ustadz yang telah menulis banyak buku tentang sedekah ini bahkan mengaku merasa jijik dengan program Pekan Kondom Nasional yang digelar Kementerian Kesehatan tersebut.

"Tiba-tiba saya merasa jijik hari ini dengan negara ini... Semoga datangnya Maghrib sebentar lagi, nyaman lagi hati saya, setelah shalat nanti..."

Ustadz asli Betawi ini juga menyayangkan adanya bus kondom yang masuk kampus. Apalagi, bus itu bergambar artis berpose panas.

“Ternyata bener ya? Ada bus pekan kondom, yang distikerin bergambar artis berpose panas. Yaaa Allah, koq negara tega banget yaaa... Menurut sebagian cerita, bus itu masuk ke kampus... Allahu akbar... Bagaimana mungkin pemerintah "setega" itu... Apalagi di kampus-kampus, kondom itu dibagikan, dan yang bagi-bagiin bilang, ‘Kamu jajal yaaa. Pake sama pacar kamu...’. Duh, sedih banget saya...”

Meski demikian, Yusuf Mansur berharap ini hanya kelalaian, bukan kesengajaan pemerintah. Untuk itu, ustadz berusia 36 tahun ini mengajak umat Islam mendoakan pemerintah

"Tapi saya percaya. Ini kelalaian saja. Bukan kesengajaan. InsyaaAllah kita bawa menjadi doa, atas semua pemandangan dan rasa..." ujarnya. [AM/ROL/Bersamadakwah]

19 comments:

  1. salam kenal gan terima kasih infonya, salam kenal saya admin dari http://ceritobosojowo.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. Sbener'y negara kta mau d bwa kmana oleh para pmerintah kita .
    ?

    ReplyDelete
  3. Sbener'y negara kta mau d bwa kmana oleh para pmerintah kita .
    ?

    ReplyDelete
  4. astagfirullahaladzim...!ggilaaaaaaaaaaaaa....ini pemerintah gimana sih?

    ReplyDelete
  5. MENKES NYA AJA KAFIR.....

    ReplyDelete
  6. NEGARA CABUL........BUKTINYA ALERGI SAMA JILBAB TAPI GALAKKAN KONDOMISASI......

    ReplyDelete
  7. polisi dan aparat negara yang enggan dengan jilbab karena memang dalam perut gendut nya banyak di isi barang2 haram dan najis...maka nya nggak mau dengan yang berbau agama,,,

    ReplyDelete
  8. makanya kita harus berhati-hati memilih pemimpin, pemimpin yang tak beriman dan rendah akhlak beginilah jadinya.....
    ya allah jauhkan kami dari peminpin kafir dan zalim amiiin

    ReplyDelete
  9. Ya beginilah kalau pemerintah kita yang sok dengan gebijakan kebarat2an,tetapi mereka lupa dimana mereka berpijak sekarang. Kata2 "jijik" memeang sangat tepat di lontar untuk pemeringtah terutama kepada MENKES. Kenapa gak buat sosialisasi tentang bahaya FREESEX?????, Jangan buat gebijakan yang mau gampangnya saja tapi cobalah berfikir kritis sedikt,,,,,

    ReplyDelete
  10. Selain Dajjaal ada yang lebih aku takuti atas umatku dari Dajjaal, yaitu para pemimpin yang sesat [HR Ahmad]

    ReplyDelete
  11. Mana Peeeee Kaaaaaaaaaaa Eeeeeeeeess ....
    PKS Kemanaaaaaaaaaaaaa..........
    Mana buktinya bisa menekan kebijakan ???

    ReplyDelete
  12. Astagfirullah, tolonglah para ustad dan ulama, ajari mereka yg duduk di pemerintah in pelajaran agama....

    ReplyDelete
  13. sesuai dgn wilayahx Menteri kesehatan tdak salah mengambil kebijakan membagikan kondom. klo persoalan moral dan sosial kan ada kementrianx masing2. jd menkes tdk sepatut dipersalahkan sepenuhx...

    ReplyDelete
  14. ayo ustad bakar semangat para pemuda muslim....negara ini ga bakal berubah klo ulama ga bersatu membakar ghirah jihad pemudanya........

    ReplyDelete
  15. Jangan pandai menyalahkan orang atau pihak lain...yg salah kita yg diam saja....ayo para ulama .....bentuk wali songo baru.....bikin partai islam baru.....kami akan dukung untuk itu.................allahhuakbar..........

    ReplyDelete
  16. semoga Allah memberikan petunjuk kepada jalan yang lurus untuk pemimpin kita,amin

    ReplyDelete
  17. Yah, mau promosinya seperti apapun, kalau muslim yang baik tidak akan tergoda untuk memakainya, jadi balik ke diri masing masing saja

    ReplyDelete
  18. astagfirullahaladzim.....
    ya allah.....sadarkan mereka semua ya allah......:'(

    ReplyDelete

Powered by Blogger.