Header Ads

Aksi Bela Islam

(Video) Kesetaraan Pemimpin dan Rakyat, Saat Erdogan Terlambat Datang Shalat Jum'at

Video Erdogan saat terlambat datang Shalat Jumat (Youtube)
Tidak berlebihan jika Majalah Time memasukkan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan sebagai nominasi Man of The Year pada 2013 ini. Selain berhasil memajukan ekonomi Turki dan menjadikannya sebagai negara berpengaruh, Erdogan juga dicintai warga negeri dua benua tersebut.

Kedekatan Erdogan dan kesetaraan yang dibangunnya menjadi salah satu alasan mengapa ia dicintai rakyat. Ketika politisi Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) ini berkunjung ke daerah, tidak sedikit anak-anak yang memanggilnya ayah atau paman.

Yang terbaru, dalam sebuah video di Youtube tampak bagaimana Erdogan tidak ingin diperlakukan layaknya pejabat negara lain. Dalam video ini Erdogan beserta rombongan terlambat tiba di masjid saat shalat Jum'at. Sadar terlambat, ia pun mengambil tempat di shaf yang tersisa.

Dikutip dari Dakwatuna, rombongan Perdana Menteri Turki dalam sebuah perjalanan di Istanbul, mampir ke salah satu masjid untuk shalat Jum’at. Karena terkena macet, akibatnya rombongan tersebut tiba di masjid terlambat dan masjid sudah dalam keadaan penuh. Hal itu menyebabkan Erdogan tidak bisa masuk. Tidak seperti petinggi negara lainnya yang pada umumnya langsung diberikan shaf terdepan, Erdogan justru mengambil shaf yang tersisa di belakang lalu melakukan shalat di pintu masjid.

Tidak disebutkan kapan kejadian ini terjadi, namun salah satu video pertama yang diunggah ke YouTube bertanggal 24 November 2013. [AM/dakwatuna/bersamadakwah]

10 comments:

  1. Bersama Dakwah perlu melihat Menteri BUMN Dahlan Iskan, meski dia bukan Presiden atau Perdana Menteri seperti Erdogan, tetapi sebagai pejabat tinggi negara, dia selalu tampil setara dengan rakyat pada umumnya. Kemana pun dia tidak pakai pengawal jalan, naik ojek, naik bus umum, naik kereta api, sudah biasa. Makan di warung pinggir jalan, disuruh menunggu ketika melewati rombongan bupati, bagi Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II udah biasa. Ini pejabat Indonesia yang memang beda dengan pejabat Indonesia lainnya.....

    ReplyDelete
  2. Bersama Dakwah perlu melihat Menteri BUMN Dahlan Iskan, meski dia bukan Presiden atau Perdana Menteri seperti Erdogan, tetapi sebagai pejabat tinggi negara, dia selalu tampil setara dengan rakyat pada umumnya. Kemana pun dia tidak pakai pengawal jalan, naik ojek, naik bus umum, naik kereta api, sudah biasa. Makan di warung pinggir jalan, disuruh menunggu ketika melewati rombongan bupati, bagi Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II udah biasa. Ini pejabat Indonesia yang memang beda dengan pejabat Indonesia lainnya.....

    ReplyDelete
  3. Bersama Dakwah perlu melihat Menteri BUMN Dahlan Iskan, meski dia bukan Presiden atau Perdana Menteri seperti Erdogan, tetapi sebagai pejabat tinggi negara, dia selalu tampil setara dengan rakyat pada umumnya. Kemana pun dia tidak pakai pengawal jalan, naik ojek, naik bus umum, naik kereta api, sudah biasa. Makan di warung pinggir jalan, disuruh menunggu ketika melewati rombongan bupati, bagi Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II udah biasa. Ini pejabat Indonesia yang memang beda dengan pejabat Indonesia lainnya.....

    ReplyDelete
  4. andaikan Indonesia dapat presiden seperti erdogan, Insya allah Indonesia akan lebih maju dari australia dan singapura.

    ReplyDelete
  5. DI INDONESIA YANG KAYAK GITU YA CUMAN JOKOWI...TAPI JOKOWI KO SUKA MENGGUSUR MESJID DAN MENAIKKAN ORANG2 KAFIR JADI LURAH....KALAU DAHLAN ISKAN AKU KURANG SUKA...TERLALU BASA BASI....DAN PERNAH MENYALAHKAN PRESIDEN MURSI ATAS MASALAH DI MESIR.....DIA PRO CHINA SI DAHLAN ISKAN..BISA BAHASA CHINA,HATI NYA DARI HASIL TRANSPLANTASI HATI ORANG CHINA.....MNGKIN DIBESARKAN JAWA POS YANG MILIK CHINA KAFIR...

    ReplyDelete
  6. DAHLAN ISKAN ITU PE NJILAT....SSAAT SUHARTO BERKUASA DAN MBAK TUTUT...MEMBUAT ARTIKEL DI JAWA POS YANG MEMUJI MUJI TUTUT SELANGIT DENGAN HARAPAN DIANGKAT JADI MENTERI KAYAK HARMOKO........LIAT TUH JAWA POS DI RADAR BERBAGAI KOTA...PASTI ISI ARTIKELNYA BANYAK YANG MEN JILAT PENGUASA SETEMPAT......

    ReplyDelete
  7. di daerah malang kota dan malang kabupaten banyak di dirikan gereja yang tidak mematuhi peraturan pak...kanan kiri islam tapi gereja kok didirikan ..tolong swseeeping apabila pernyataan saya ini kliru...ayo fpi mana fpi........

    ReplyDelete
  8. erdogan adalah erdogan, kalau dibandingakn dgn jokowi ya hebatlah erdogan dong

    ReplyDelete
  9. jadi pengen ke turki yg presidennya erdogan... tapi lebih pengen tetep di indonesia yg presidennya kaya erdogan. subhanallah baged...!!!

    ReplyDelete
  10. jokowi uda ketauan kalau bnyak kebohongan yg ditutp2in dan begitu juga dengan ahok, ingin membuat pernyataan secara tersirat "org non muslim" juga bisa , seharusnya yang berintropeksi ini adalah kita kaum muslim, jgn sampai saudara kita spti pak jokowi mau diperalat olek kaum2 sekuler spti itu, jgn sampai mesjid2 di hancurkan lagi, dan jangan smpai lurah2 di naikkan dari kaum non muslim, gmana nggak? tuhanya aja salah, prisipnya juga salah, tetep mau diikutin? itu kayak ngikutin ular masuk ke lubangnya, naudzubillah..

    ReplyDelete

Powered by Blogger.